Kamis, 23 April 2026

Diabetes

Luka pada Penderita Diabetes Susah Sembuh, Begini Cara Mengatasinya

jika tidak ditangani dengan tepat, luka pada penderita diabetes dapat terus menyebar hingga berakhir dengan amputasi.

Editor: suhendri
Freepik.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Luka diabetes memiliki masa penyembuhan yang lebih lama dibandingkan dengan luka pada orang sehat.

Bahkan jika tidak ditangani dengan tepat, luka pada penderita diabetes dapat terus menyebar hingga berakhir dengan amputasi.

Melansir alodokter.com, penyebab lamanya luka diabetes untuk sembuh adalah kadar gula darah di dalam tubuh yang terlalu tinggi.

Hal tersebut merusak saraf, menurunkan sistem kekebalan tubuh, dan menyebabkan sirkulasi darah memburuk sehingga menghambat proses perbaikan jaringan tubuh yang mengalami kerusakan.

Oleh karena itu, perawatan kulit sangat penting dilakukan pasien diabetes.

Dokter spesialis kulit dari Cleveland Clinic, Christine Poblete-Lopez, mengatakan penderita diabetes yang memiliki luka lebih rentan terhadap infeksi.

Baca juga: Ketahui Jenis, Gejala, Penyebab, dan Komplikasi Diabetes

Tanda-tanda infeksi yang perlu diwaspadai penderita diabetes, antara lain:

* muncul kemerahan

* terasa hangat atau panas

* tekstur luka lembek

* muncul nanah.

"Jika Anda memiliki salah satu dari tanda-tanda tersebut, pastikan untuk memeriksakan diri ke dokter karena bisa jadi Anda memerlukan antibiotik oral," ucapnya.

Bagaimana mengatasinya?

Menurut ahli diabetes Leann Olansku, penderita diabetes yang megalami luka harus memastikan area yang mengalami luka tersebut bersih.

Jadi saat membersihkan luka, pastikan mencuci tangan dengan sabun dan air.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved