Minggu, 26 April 2026

Berawal dari Situs Kencan Online hingga Dibeli Google, Ini Sejarah Perjalanan YouTube

Anak perusahaan Google itu kini menjelma menjadi paltform berbagi video raksasa yang menjadi rujukan orang-orang untuk berbagi dan mencari

Editor: Iwan Satriawan
Reska K. Nistanto/Kompas.com
Logo YouTube. 

Tapi, platform tersebut gagal membuat trafik yang banyak seperti yang dihasilkan YouTube.

Akuisisi dilakukan setelah YouTube menyepakati perjanjian dengan perusahaan media untuk menghindari tuntutan hukum atas pelanggaran hak cipta.

Setelah proses akuisisi rampung, YouTube beroperasi secara independen dengan para co-founder dan 68 karyawan di bawah naungan Google. Operasional YouTube kemudian merambah ke lebih banyak negara di dunia.

Pada tahun 2007, CEO YouTube, Eric Schmidt memperkenalkan sistem lokal YouTube di mana tampilan antarmuka akan dapat disesuaikan dengan masing-masing negara operasionalnya.

Model bisnis

Sebelum diakuisisi Google, YouTube menggunakan model bisnis berbasis iklan dengan penghasilan 15 juta dollar AS per bulan saat itu. April 2006, YouTube meluncurkan Google AdSense yang hingga kini digunakan untuk memonetisasi konten.

YouTube sempat menghentikan AdSense, tapi kemudian menggunakannya lagi ketika beroperasi dengan sistem lokal.

Hingga kini, YouTube, dengan model bisnis iklannya menjadi salah satu penyumbang pendapatan Google yang cukup signifikan.

Pada 2020 untuk pertama kalinya setelah diakuisisi Google, YouTube mengumumkan pendapatannya.

Pendapatan YouTube saat itu mencapai 5 miliar dollar AS dalam tiga bulan dari iklan sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Guardian, Rabu (24/2/2021).

Kini, YouTube semakin memperbanyak celah untuk mendapat pundi-pundi. Salah satunya lewat produk YouTube Premium yang dirilis tahun 2018 lalu.

YouTube juga tidak sekadar platform berbagai video semata. Kini, YouTube juga menjadi tumpuan bagi para YouTuber untuk menampilkan karya sekaligus mata pencaharian.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sejarah YouTube, Berawal dari Situs Kencan Online hingga Dibeli Google",

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved