Jumat, 24 April 2026

Diabetes

Belakangan Diabetes Tipe 2 Lebih Banyak Terjadi pada Orang yang Lebih Muda, Waspadai 11 Penyebabnya

Diabetes tipe 2 adalah kondisi di mana kadar gula dalam darah melebihi nilai normal.

Editor: suhendri
(freepik)
Ilustrasi diabetes 

BANGKAPOS.COM - Diabetes tipe 2 adalah kondisi di mana kadar gula dalam darah melebihi nilai normal.

Melansir alodokter.com, tingginya kadar gula darah disebabkan tubuh tidak menggunakan hormon insulin secara normal.

Hormon insulin itu sendiri adalah hormon yang membantu gula (glukosa) masuk ke dalam sel tubuh untuk diubah menjadi energi.

Sementara, kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan gangguan pada sistem peredaran darah, saraf, dan kekebalan tubuh.

Baca juga: 4 Komplikasi Diabetes yang Sering Terjadi dan Cara Mencegahnya

Melansir Mayo Clinic, pada penyakit diabetes tipe 2, ada dua masalah utama yang saling terkait.

Di mana, pankreas tidak menghasilkan cukup insulin, yakni hormon yang mengatur pergerakan gula ke dalam sel, dan sel merespons insulin dengan buruk sehingga mengambil lebih sedikit gula.

Dahulu, diabetes tipe 2 lebih sering terjadi pada kelompok lanjut usia (lansia).

Tetapi belakangan peningkatan jumlah anak dengan obesitas telah menyebabkan lebih banyak kasus diabetes tipe 2 pada orang yang lebih muda.

Hingga saat ini tidak ada obat yang dapat menyebuhkan diabetes tipe 2.

Meski demikian, menurunkan berat badan, makan dengan baik, dan berolahraga dapat membantu penderita mengelola penyakit ini.

Jika diet dan olahraga tidak cukup untuk mengelola gula darah, orang dengan diabetes tipe 2 mungkin juga memerlukan obat diabetes atau terapi insulin.

Penyebab diabetes tipe 2

Berbeda dengan orang dengan diabetes tipe 1, di mana tubuh mereka tidak dapat memproduksi insulin, penderita diabetes tipe 2 memiliki resistensi insulin.

Tubuh orang dengan diabetes tipe 2 masih memproduksi insulin, tetapi tidak dapat menggunakannya secara efektif dan efisien.

Baca juga: Awas, 5 Organ Tubuh Ini Bisa Rusak Kerena Diabetes

Kondisi ini memaksa pankreas bekerja lebih keras untuk menghasilkan lebih banyak insulin untuk mencoba memasukkan glukosa ke dalam sel.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved