Asam Urat
Berapa Sih Kadar Asam Urat Normal dalam Darah?
Asam urat sebenarnya dihasilkan tubuh secara alami untuk mengurai zat purin dalam makanan.
BANGKAPOS.COM - Asam urat sebenarnya dihasilkan tubuh secara alami untuk mengurai zat purin dalam makanan.
Melansir alodokter.com, dalam kondisi normal, asam urat yang tidak terpakai akan langsung dibuang tubuh melalui urine dan feses.
Bahaya asam urat terjadi ketika produksinya terlalu banyak dan ginjal tidak mampu membuangnya.
Peningkatan kadar asam urat yang melebihi batas normal menjadi penyebab penyakit asam urat atau gout.
Dalam istilah medis, kadar asam urat yang tinggi dalam darah dapat disebut sebagai hiperurisemia.
Pada akhirnya, asam urat yang berlebih akan mengendap menjadi kristal urat dan masuk ke organ tubuh, khususnya ke dalam sendi.
Kristal urat ini kemudian dianggap sebagai benda asing oleh tubuh.
Hal ini memicu sel-sel kekebalan (immune cells) untuk memusnahkannya.
Munculnya sel-sel kekebalan akan menimbulkan reaksi radang atau inflamasi yang menyebabkan nyeri dan bengkak kemerahan.
Untuk mengetahui apakah kadar asam urat Anda termasuk normal atau tinggi, Anda perlu menjalani tes medis di fasilitas kesehatan atau rumah sakit.
Tes darah untuk mengecek kadar asam urat dikenal sebagai pengukuran serum asam urat.
Selain mengetahui kadar asam urat dalam darah, tes ini juga dapat berguna untuk memberi tahu dokter seberapa baik kerja tubuh dalam memproduksi dan menghilangkan asam urat tersebut.
Lalu, berapa kadar asam urat normal dalam darah?
Kadar asam urat normal pada pria dan wanita berbeda
Melansir Buku Asam Urat (2011) oleh Dr. dr. Joewono Soeroso, Sp.PD-KR, M.Sc dan Hafid Alhristian, S.Ked, kadar asam urat normal pada setiap orang dapat berbeda, yakni tergantung usia, jenis kelamin, pola makan, dan kondisi kesehatan masing-masing.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/freepik-ilustrasi-penderita-asam-urat.jpg)