Awas, Scabies Sangat Menular, Atasi dengan 6 Cara Ini
Scabies atau kudis adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh kutu Sarcoptes scabiei.
Jika Anda mengalami kudis dan tinggal dengan orang lain, usahakan mereka juga mendapatkan perawatan agar tidak tertular.
Berkembangnya tungau di kulit tidak selalu menunjukkan gejala.
Jadi, lebih baik memeriksakan diri jika melakukan kontak dengan orang yang mengalami kudis.
3. Bersihkan diri sebelum menggunakan obat
Obat untuk mengatasi kudis biasanya berbentuk salep.
Jika dokter meresepkan obat tersebut, pastikan untuk mandi terlebih dahulu sebelum mengoleskannya ke kulit.
Setelah itu, pijat area yang diolesi obat dengan tangan bersih dan kering.
Obat harus tetap berada di kulit selama delapan hingga 14 jam.
Setelah itu, kita bisa membilasnya.
4. Oleskan obat secara menyeluruh
Oleskan obat dari leher ke jari kaki, termasuk semua kulit di antara leher dan jari kaki Anda.
Tetapi, hindari mengoleskan obat ke hidung, bibir, kelopak mata, atau di sekitar mata atau mulut.
Baca juga: Episode N439K
5. Oleskan kembali obat jika mencuci tangan
Jika Anda mencuci tangan setelah mengoleskan obat, pastikan untuk mengoleskan kembali obat tersebut ke tangan Anda.
Tungau suka menggali liang di tangan, jadi penting untuk merawat tangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/freepikcom-obat-bintik-merah-dan-gatal-pada-kulit.jpg)