Diabetes
Mengenal Jenis-jenis Obat Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2
Tujuan dari pengobatan diabetes sendiri adalah untuk mengontrol kadar gula darah penderita dalam kadar atau mendekati normal
Insulin kerja singkat memerlukan waktu 30-60 menit untuk menjadi aktif dalam aliran darah.
Contoh insulin ini, yakni insulin glulisine (Apidra), insulin lispro (Humalog) dan insulin aspart (Novolog).
* Rapid-acting insulin
Insulin kerja cepat membutuhkan waktu 15 menit untuk menurunkan kadar gula darah, namun efeknya tidak terlalu lama.
Contoh insulin ini, yakni Humulin R dan Novolin R.
Baca juga: Awas, Scabies Sangat Menular, Atasi dengan 6 Cara Ini
* Intermediate-acting (NPH) insulin
Insulin kerja menengah mulai bekerja pada 1-4 empat jam sejak penyuntikan.
Contoh insulin ini, yakni insulin NPH (Novolin N, Humulin N).
* Long-acting insulin
Insulin kerja panjang memerlukan waktu hingga 4 jam untuk sampai ke dalam aliran darah, namun bisa bertahan selama 14-24 jam.
Contoh insulin ini, yakni insulin glargine (Lantus, Toujeo Solostar), insulin detemir (Levemir) dan insulin degludec (Tresiba).
Insulin tidak dapat dikonsumsi secara oral untuk menurunkan gula darah karena enzim lambung akan memecah insulin, mencegah aksinya.
Para penderita diabetes harus menerimanya melalui suntikan atau pompa insulin.
Untuk suntikan, Anda dapat menggunakan jarum halus dan jarum suntik atau pena insulin untuk menyuntikkan insulin di bawah kulit.
Pena insulin terlihat mirip dengan pena tinta dan tersedia dalam varietas sekali pakai atau isi ulang.
Baca juga: Episode N439K
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/freepik-____ilustrasi___obat.jpg)