Puting Payudara Keluarkan Cairan dari Warna Merah, Hijau, Kuning hingga Putih, Haruskah Khawatir?
Beberapa ibu yang menyusui memperhatikan bahwa cairan putih susu muncul berlanjut selama berbulan-bulan setelah disapih. Pada perempuan yang tidak...
Puting Payudara Keluarkan Cairan dari Warna Merah, Hijau, Kuning hingga Putih, Haruskah Khawatir?
BANGKAPOS.COM -- Cairan yang keluar dari puting payudara bisa menunjukkan warna yang berbeda-beda, sekaligus mencerminkan gejala apa yang terjadi.
Adapun keluarnya cairan dari puting payudara biasanya terjadi ketika seseorang perempuan sedang hamil atau menyusui.
Kondisi serupa juga dapat terjadi sesaat setelah melahirkan atau keguguran. Dan, hormon-lah memainkan peran kunci dalam produksi pelepasan cairan semacam ini.
Dalam beberapa kasus, seseorang mungkin mengalami kondisi serupa, namun tak berhubungan dengan kehamilan.
Gejala ini sering kali tidak perlu dikhawatirkan, tetapi terkadang dapat menandakan masalah kesehatan tertentu.
Alana Biggers, seorang dokter penyakit dalam lulusan University of Illinois di Chicago, Amerika Serikat, meninjau artikel yang dimuat di laman medicalnewstoday.com ini.
Alana adalah asisten profesor di University of Illinois untuk Chicago College of Medicine, di mana dia mengkhususkan diri pada penyakit dalam.
Perempuan ini juga memiliki gelar master kesehatan masyarakat dalam epidemiologi penyakit kronis.
Nah, dalam artikel ini disebutkan, hormon adalah pembawa pesan kimiawi dari tubuh, yang memainkan peran penting dalam memproduksi air susu ibu (ASI).
Di dalamnya, termasuk kolostrum bening, putih, atau kuning yang biasanya keluar dari puting payudara pada hari-hari sebelum produksi ASI pasca persalinan.
Meskipun kolostrum biasanya muncul segera setelah lahir, banyak orang mengalami hal serupa selama kehamilan atau setelah keguguran.
Nah seperti disebutkan di atas, perubahan hormonal-lah yang bertanggung jawab atas produksi kolostrum tersebut.
Pada bagian itu, perubahan hormonal yang tidak berhubungan dengan kehamilan juga dapat menyebabkan keluarnya cairan dari payudara.
Situasi di mana keluarnya cairan dari puting payudara terhitung normal, antara lain adalah akibat respons terhadap rangsangan pada puting atau payudara, -seperti saat berhubungan seks.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/payudara_20170205_080107.jpg)