Asam Lambung
Jangan Remehkan Komplikasi Asam Lambung
Refluks asam lambung adalah kondisi ketika asam lambung naik ke esofagus atau kerongkongan
BANGKAPOS.COM - Anda mungkin pernah atau bahkan sering mendengar istilah refluks asam lambung.
Refluks asam lambung adalah kondisi ketika asam lambung naik ke esofagus atau kerongkongan, yakni saluran yang menghubungkan mulut ke perut.
Kebanyakan orang mengalami refluks ringan dari waktu ke waktu.
Risiko komplikasi umumnya rendah jika refluks ringan.
Sebaliknya, refluks asam lambung yang sering terjadi dapat menjadi tanda dari suatu kondisi yang dikenal sebagai penyakit gastroesophageal reflux disease (GERD).
Meskipun GERD sendiri bukan kondisi yang mengancam nyawa, penyakit ini dapat menyebabkan masalah kesehatan dan komplikasi yang lebih serius jika tidak ditangani.
Baca juga: Hilangkan Lendir di Tenggorokan Akibat Asam Lambung dengan 7 Cara Ini
Melansir Mayo Clinic, refluks asam ringan atau sesekali biasanya tidak perlu dikhawatirkan.
Meskipun dapat menyebabkan ketidaknyamanan sementara, hal itu tidak menimbulkan risiko kesehatan yang besar.
Orang yang mengalami refluks asam lambung lebih dari dua kali seminggu mungkin menderita GERD, suatu kondisi yang berhubungan dengan lebih banyak gejala dan komplikasi.
Gejala umum GERD di antaranya meliputi:
* Bau mulut
* Batuk
* Kesulitan menelan (disfagia)
* Heartburn
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/freepik-rekomendasi-makanan-sehat-dan-mudah-didapat-untuk-penderita-asam-lambung.jpg)