19 Kemungkinan Komplikasi HIV/AIDS yang Bisa Terjadi
Sebagian besar komplikasi yang mengancam jiwa terjadi ketika jumlah CD4 turun di bawah 200 sel per millimeter kubik.
Ini sering muncul pada orang dengan sistem kekebalan yang sangat lemah (jumlah CD4 kurang dari 50).
Jika bakteri ini masuk ke aliran darah, sering kali dapat mengakibatkan kematian.
11. Pneumocystis carinii pneumonia (PCP)
Infeksi oportunitis ini saat ini menjadi penyebab utama kematian pada orang yang hidup dengan HIV.
Pemantauan yang cermat dan terapi antibiotik saat ini digunakan untuk merawat orang setelah diagnosis mengalami PCP.
12. Pneumonia kronis
Pneumonia adalah infeksi di salah satu atau kedua paru-paru.
Ini bisa disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur.
13. Progressive multifocal leukoencephalopathy (PML)
Kondisi neurologis ini sering memengaruhi orang dengan jumlah CD4 di bawah 200.
Meskipun saat ini belum ada pengobatan untuk penyakit ini, beberapa kemajuan telah ditunjukkan dengan terapi antiretroviral.
14. Toxoplasmosis
Infeksi parasit ini pada umumnya menyerang orang dengan jumlah CD4 di bawah 200.
Perawatan profilaksis digunakan sebagai tindakan pencegahan bagi orang yang memiliki jumlah CD4 rendah.
15. Tuberkulosis (TB atau TBC)
TBC paling umum terjadi di daerah berpenghasilan rendah di dunia.
TBC dapat berhasil diobati dalam banyak kasus jika diketahui lebih awal.
16. Wasting syndrome (terkait HIV)
Infeksi oportunistik ini dapat menyebabkan penurunan berat badan total lebih dari 10 persen dari berat badan normal penderita HIV.
Perawatan melibatkan manajemen makanan dan terapi antiretroviral lanjutan.
17. Kaposi’s sarcoma
Bentuk kanker ini sering muncul dengan lesi mulut atau lesi yang menutupi permukaan kulit.
Perawatan saat ini termasuk radiasi dan kemoterapi untuk mengecilkan tumor.
Terapi antiretroviral (ARV) juga digunakan untuk meningkatkan jumlah sel CD4 tubuh.
18. Limfoma
Berbagai jenis kanker sering muncul pada orang yang hidup dengan HIV.
Perawatan akan bervariasi berdasarkan jenis kanker dan kondisi kesehatan orang tersebut.
19. Kanker serviks
Wanita yang hidup dengan HIV berisiko lebih besar terkena kanker serviks.
Sistem kekebalan yang rusak menghadirkan tantangan yang terkait dengan pengobatan jenis kanker ini.
Melansir Medical News Today, kanker memang umum terjadi pada pengidap HIV/AIDS.
Jika seseorang datang dengan satu atau lebih infeksi oportunistik, penyakit tersebut kemungkinan besar akan dikategorikan sebagai HIV stadium 3 atau AIDS, terlepas dari jumlah sel CD4 pada orang tersebut saat ini.
Infeksi oportunistik saat ini merupakan penyebab utama kematian orang yang hidup dengan HIV.
Namun, terapi antiretroviral (ART) dan profilaksis telah menjanjikan dalam mencegah penyakit ini, bila dikonsumsi sesuai petunjuk. (Kompas.com/Irawan Sapto Adhi)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 19 Komplikasi HIV/AIDS yang Perlu Diwaspadai
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ilustrasi_setop_hivaids.jpg)