Breaking News:

Belasan Warga Keracunan Jamur, Begini Membedakan Jamur Beracun atau Tidak dan Mengatasi Keracunan

Pada dasarnya jamur bisa dibedakan menjadi 2 jenis yaitu jamur yang bisa dikonsumsi atau jamur edible dan juga jamur yang beracun

sajian sedap
Jamur Pelawan Asal Bangka Ini Disebut Indonesian Truffles Karena Tembus Harga 2 Juta per Kilonya 

BANGKAPOS.COM-Jamur atau dalam bahasa Melayu Bangka disebut Kulat sejak dulu menjadi salah satu bahan makanan yang lezat.

Bahkan dari pulau Bangka ada jamur yang harganya mencapai jutaan rupiah yaitu Kulat Pelawan atau Jamur yang hidupnya tergantung inangnya pohon Pelawan.

Namun baru-baru ini 12 warga Desa Ranggung Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan, Bangka Belitung, keracunan jamur atau kulat.

Para korban keracunan terpaksa dilarikan di Rumah Sakit Pratama Kriopanting Sabtu, (3/4/2021) untuk mendapat perawatan.

Direktur Rumah Sakit Pratama Kriopanting, dr Helen saat dikonfirmasi menyebutkan saat ini pihaknya merawat 10 warga yang keracunan jamur

"Sekitar Pukul 22.00 WIB semalam, 12 warga Desa Ranggung dilarikan ke IGD karena mengalami keluhan pusing mual dan muntah akibat keracunan jamur," ujar dr. Helen.

Ilustrasi jamur
Ilustrasi jamur (freepik)

Dari total 12 warga yang dirawat, saat ini lanjut dr Helen masih tersisa 10 warga yang dirawat. Sementara itu 2 warga lainnya sudah membaik dan diperbolehkan pulang.

"Yang masih dirawat berjumlah 10 orang yang terdiri dari 7 dewasa dan 3 anak-anak. Tadi ada 2 pasien yang sudah membaik dan telah dipulangkan," ujarnya.

Mengenai penyebab keracunan yang dialami oleh warga ini diakui oleh dr. Helen akibat jamur yang tidak diolah dengan baik dan tidak matang dengan maksimal.

"Penuturan dari pasien yang kami rawat menyatakan mengolah jamur yang kurang benar. Biasanya mereka rebus terlebih dahulu jamurnya barulah diolah menjadi aneka lauk pauk namun kejadian yang kemarin itu langsung diolah tanpa direbus terlebih dulu," terang dr Helen.

Halaman
1234
Penulis: Iwan Satriawan (Wan) CC
Editor: Iwan Satriawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved