Senin, 27 April 2026

Cara Mudah Keluarkan Duri, Serpihan Kayu dan Kaca dari Kulit untuk Mencegah Infeksi

Serpihan kayu, logam, atau kaca yang tak sengaja tertancap ke dalam kulit perlu ditangani untuk meringankan ketidaknyamanan dan mencegah infeksi

freepik
Ilustrasi Cara Mudah Keluarkan Duri, Serpihan Kayu dan Kaca dari Kulit untuk Mencegah Infeksi 

BANGKAPOS.COM - Serpihan kecil dari kayu, logam, atau kaca yang tak sengaja tertancap ke dalam kulit bisa sangat menyakitkan dan perlu ditangani dengan cepat untuk meringankan ketidaknyamanan dan mencegah infeksi.

Walau hanya kecil, membiarkan potongan kecil ini tetap di dalam tubuh bisa berakibat buruk.

Dilansir dari Live Science, Ashley Jones dari The Ohio State University Wexner Medical Center menyebut bahwa tlusupan yang dibiarkan ini bisa berujung pada infeksi.

"Kulit merupakan pembatas fisik yang mencegah infeksi," ungkap Jones.

Baca juga: Maia Estianty Dua Kali Kena Covid-19, Gejalanya Berbeda Rasakan Tenggorokan Gatal

Baca juga: Ikatan Cinta Episode 234 Akhirnya Aldebaran dan Andin Pecah Telur Setelah Enam Bulan Menikah

Baca juga: Ingat Munaroh Pacar Mandra di Film Si Doel Anak Sekolahan? 16 Tahun Berlalu Wajahnya Makin Kinclong

Hal ini membuat potongan kecil yang masuk ke dalam kulit ini membuat bakteri menjadi lebih mudah masuk ke dalam tubuh.

Bahkan bakteri ini mungkin sudah berada di dalam potongan kayu tersebut dan masuk ke dalam aliran darah.

Infeksi seperti ini biasanya disebabkan oleh bakteri tetanus.

Ketika bakteri ini masuk ke dalam tubuh orang yang belum mendapat vaksin, maka dapat memunculkan racun yang menyerang sistem saraf.

"Kulit merupakan pembatas fisik yang mencegah infeksi," ungkap Jones.

Baca juga: Shio-shio Beruntung Senin 12 April 2021, Pesona Shio Monyet Berada di Puncak

Baca juga: Nonton Drama Korea Vincenzo Subtitle Indonesia Episode 15-16

Hal ini membuat potongan kecil yang masuk ke dalam kulit ini membuat bakteri menjadi lebih mudah masuk ke dalam tubuh.

Bahkan bakteri ini mungkin sudah berada di dalam potongan kayu tersebut dan masuk ke dalam aliran darah.

Infeksi seperti ini biasanya disebabkan oleh bakteri tetanus.

Ketika bakteri ini masuk ke dalam tubuh orang yang belum mendapat vaksin, maka dapat memunculkan racun yang menyerang sistem saraf.

Jika serpihan ini tidak dikeluarkan, tubuh memang tak bakal menyerap atau mencerna serpihan tersebut.

Alih-alih, tubuh disebut bakal mendorong serpihan itu keluar.

Serpihan ini mungkin menyebabkan reaksi peradangan yang mungkin dapat menyebabkan bengkak dan kemerahan di area tersebut.

Baca juga: BPKH Buka Banyak Lowongan Kerja Pegawai Tetap untuk Lulusan S1 dan S2

Baca juga: Percakapan Terakhir Guru Tewas Ditembak KKB Papua, Sempat Telepon Istri: Saya Dikepung

Baca juga: Singgung Atta Halilintar, Pernikahan Boy William Tak Tayang di TV Meski Digelar di 3 Kota Besar

Lebih lanjut, mungkin keluar nanah untuk mengeluarkan serpihan ini.

Ketika peradangan terjadi selama beberapa hari atau minggu, bagian ini mungkin bisa tumbuh menjadi benjolan permanen atau kadang disebut granuloma.

Hal ini merupakan benjolan pelindung sel imun yang melindungi tubuh dari objek asing.

Terkadang, tubuh bisa mengeluarkan serpihan ini secara alami dari kulit tanpa menimbulkan respons peradangan. Namun pada kondisi lain, serpihan ini bisa berada di dalam tubuh selamanya.

Walau pada banyak kasus hal ini tidak berbahaya, namun sebaiknya tetap perhatikan hal ini. Pada orang tua dan anak-anak, jika mengalami hal ini maka segera periksakan diri ke dokter.

Dilansir dari Grid Health berikut cara menangani luka 'tlusupan' dengan tepat:

1. Baking soda

Campurkan seperempat sendok baking soda dengan air dan mengaduknya sampai berbentuk pasta yang kental dan oleskan ke daerah yang terkena serpihan.

Balut dan biarkan semalaman. Baking soda akan membuat kulit mendorong serpihan tersebut keluar.

2. Lakban  

Tempatkan lakban didaerah tempat serpihan tersebut masuk dan biarkan kira-kira satu jam. Secara perlahan tarik lakban tersebut dan jika serpihan tersebut belum masuk terlalu dalam maka akan ikut tertarik keluar.

3. Metode pengisap

Ambil botol bermulut lebar dan isi dengan air hangat sampai hampir penuh. Tekan daerah yang terkena serpihan dengan kencang berlawanan dengan mulut botol.

Dengan cara ini akan terbentuk efek mengisap dan dibarengi dengan uap yang dihasilkan oleh air hangat tersebut akan menarik keluar serpihan tersebut.

4. Hidrogen peroksida

Mengoleskan hidrogen peroksida didaerah yang terkena seprihan akan membuat serpihan tersebut keluar dengan sendirinya. Hidrogen peroksida ini juga akan membuat luka steril. (*)

Artikel ini telah tayang di Intisari dengan judul Cara Mudah Keluarkan Duri, Suban, dan Serpihan Kayu dari Kulit

Sumber: Intisari
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved