Ramadhan 2021
Jalankan Ibadah Puasa, Ternyata Berdampak Baik Bagi Kesehatan Jiwa dan Mental, Ini Kata Psikolog
Jalankan Ibadah Puasa, Ternyata Berdampak Baik Bagi Kesehatan Jiwa dan Mental, Ini Kata Psikolog
BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Puasa Ramadan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Namun tidak hanya berdampak baik pada sisi kesehatan fisik saja, menjalankan ibadah puasa juga dapat berdampak baik untuk kesehatan mental dan jiwa.
Biro Psikologi Q-tha sekaligus Dosen Konseling Pendidikan Islam IAIN SAS Bangka Belitung, Siska Dwi Paramita mengatakan berpuasa memiliki banyak manfaat bagi psikologis tiap individu.
Ia mengungkapkan berpuasa bisa melatih self-control yang tidak hanya terbawa hawa nafsu makan dan minum saja namun dapat mengotrol agar tidak berperilaku negatif.
"Dengan berpuasa juga jiwa seseorang akan merasa lebih tenang," ujarnya
Dia juga mengungkapkan dengan berpuasa bisa merasakan apa yang disebut dengan mindfullness.
Mindfulness adalah suatu sikap kesadaran penuh akan keadaan diri saat dan berfokus pada apa yang sedang dijalani saat ini.
"Karena keadaan itu membawa kenyamanan dan ketenangan, merasakan nikmatnya menahan segala bentuk emosi dengan penuh kesadaran," ucap Siska.
Dilansir dari Kompas.com, berikut empat manfaat puasa untuk kesehatan mental.
1. Meningkatkan suasana hati
Riset membuktikan, puasa dapat meningkatkan rasa pencapaian, kebanggaan, kontrol diri, harga diri dengan rasa prestasi.
Hal tersebut terjadi karena puasa dapat meningkatkan produksi hormon-hormon tertentu yang mendorong rasa bahagia.
Selain itu, berhasil menjalankan puasa memunculkan rasa euforia seperti berhasil menyelesaikan tugas sulit. Inilah yang turut memicu hormon bahagia pada otak kita.
2. Meredakan stres dan kecemasan
Puasa dapat meningkatkan produksi enzim-ensim pada otak yang meniru efek obat anti-depresi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/bagaimana-jika-menelan-air-liur-dalam-kondisi-berpuasa-begini-penjelasannya.jpg)