Asam Urat
Anda Penderita Asam Urat? Sebaiknya Hindari 12 Makanan Ini
Penderita asam urat dapat mengalami rasa sakit pada area persendian ketika kadar asam urat dalam darah meningkat.
7. Semua makanan dan minuman yang mengandung alkohol, seperti arak, bir, wiski, anggur, tuak
8. Gula tambahan, seperti madu, nektar agave, dan sirop jagung fruktosa tinggi
9. Makanan yang mengandung ragi
10. Makanan sumber karbohidrat olahan, seperti roti putih, kue, dan biskuit harus dihindari. Meskipun tidak tinggi purin atau fruktosa, makanan ini rendah nutrisi dan dapat meningkatkan kadar asam urat
11. Sayur-sayuran tertentu, seperti bayam, kembang kol, brokoli, asparagus, jamur, buncis, kangkung, daun singkong, dan daun pepaya
12. Buah-buahan tertentu, seperti nanas, nangka, dan durian
Baca juga: 5 Jenis Makanan Ini Sebaiknya Dikonsumsi Saat Sahur, Simak Alasannya
Mengontrol kadar asam urat dengan menghindari beberapa jenis makanan tertentu baik dilakukan untuk menghindari komplikasi asam urat.
Jika asam urat dibiarkan terus tinggi dalam waktu lama, bisa menimbulkan sejumlah masalah berikut:
* Tophi atau tofus (benjolan) yang dapat mengikis kulit dan jaringan di sekitar persendian
* Deformitas sendi
* Penyakit ginjal
* Batu ginjal
* Penyakit jantung
* Parkinson
* Katarak atau mengaburkan fungsi penglihatan
* Sindrom mata kering
* Kristal urat di paru-paru meski jarang terjadi. (Kompas.com/Irawan Sapto Adhi)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 12 Makanan Pantangan Asam Urat yang Perlu Dihindari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/sajian-sedap-tanpa-perlu-harus-repot-kita-bisa-mengempukkan-daging-bebek-dengan-bahan-dapur-ini.jpg)