Diabetes
Penderita Diabetes Tetap Bisa Berpuasa Dengan Aman, Ini 5 Tipsnya
Makanan berlemak tinggi akan membuat Anda kenyang lebih lama dan tidak akan meningkatkan gula darah Anda.
BANGKAPOS.COM - Banyak manfaat kesehatan yang diperoleh dari berpuasa.
Melansir alodokter.com, secara psikis, puasa dapat menanggulangi stres dan depresi untuk beberapa orang karena mereka belajar untuk mengendalikan diri.
Selain itu, setelah beberapa hari berpuasa tubuh akan mengalami peningkatan endorfin dalam darah yang memberikan perasaan sehat secara mental.
Sementara itu, ada beragam manfaat puasa untuk kesehatan fisik seperti membantu memperbaiki kondisi medis, menyehatkan jantung, mengurangi risiko kanker, dan menjaga berat badan.
Namun, ada beberapa orang dengan kondisi tertentu yang diperbolehkan untuk tidak berpuasa.
Pada penderita penyakit diabetes, misalnya.
Orang dengan penyakit diabates biasanya dilarang berpuasa karena akan membuat gula darah dan kadar insulin mereka tidak terkontrol.
Namun dengan langkah tertentu, mereka yang mengalami diabetes tetap bisa berpuasa dengan aman.
Baca juga: Anda Penderita Darah Tinggi? 9 Makanan Ini Perlu Dihindari
Lalu, bagaimana cara agar penderita diabetes bisa berpuasa dengan aman?
Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan penderita diabetes agar bisa berpuasa dengan aman.
Berikut langkah tersebut:
1. Konsultasi dengan dokter
Pastikan dokter Anda mengetahui rencana Anda untuk berpuasa.
Puasa memengaruhi gula darah dan tekanan darah Anda, jadi jika Anda sedang menjalani pengobatan diabetes atau tekanan darah tinggi, dokter Anda mungkin perlu melakukan penyesuaian selama Ramadan.
Penyesuaian ini harus dilakukan di bawah pengawasan dokter Anda dan tidak boleh dilakukan sendiri.
2. Jaga cairan tubuh
Pastikan Anda minum cukup cairan selama sahur dan berbuka.
Jika cuaca panas selama bulan Ramadhan, cobalah untuk tetap berada di tempat yang sejuk dan batasi aktivitas fisik Anda untuk meminimalkan jumlah cairan yang hilang sepanjang hari.
3. Periksa kadar gula saat berpuasa
Hal paling berbahaya yang bisa terjadi pada Anda saat berpuasa adalah kadar gula darah rendah yang terlau rendah dan terlalu tinggi serta dehidrasi.
Gula darah yang tak terkontrol dan dehidrasi bisa menyebabkan penglihatan kabur, detak jantung tidak teratur, pusing, pingsan, dan kebingungan.
Karena itu, Anda perlu memeriksa kadar glukosa darah untuk memantau kondisi tubuh Anda.
4. Hindari makanan manis dan tinggi karbohidrat saat berbuka
Untuk menghindari perubahan gula darah, dokter Anda mungkin menyarankan Anda untuk tetap mengonsumsi makanan yang tinggi lemak dan rendah karbohidrat saat sahur dan berbuka.
Makanan berlemak tinggi akan membuat Anda kenyang lebih lama dan tidak akan meningkatkan gula darah Anda.
Namun, pastikan untuk mendiskusikan hal ini dengan dokter Anda karena jika Anda sedang menjalani pengobatan, hal ini dapat memengaruhi dosis obat yang harus Anda konsumsi.
Baca juga: 5 Jenis Makanan Ini Sebaiknya Dikonsumsi Saat Sahur, Simak Alasannya
5. Hindari makan berlebihan
Meski Anda merasa lapas setelah berpuasa seharian, hindari makan terlalu banyak, baik saat sahur atau berbuka.
Sebab, makan terlalu banyak bisa menyebabkan lonjakan gula darah. (Kompas.com/Ariska Puspita Anggraini)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 5 Tips Aman Berpuasa Bagi Penderita Diabetes
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/freepik-peringatan-hari-diabetes-dunia.jpg)