Rabu, 8 April 2026

Kesehatan Jantung

Apakah Aritmia Jantung Bisa Sembuh? Simak Penjelasan Berikut

Naik turunnya detak jantung dipengaruhi aktivitas, kondisi fisik, dan mental seseorang.

Editor: suhendri
freepik
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Aritmia merupakan gangguan yang terjadi pada irama jantung.

Mengutip alodokter.com, penderita aritmia bisa merasakan irama jantungnya terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur.

Sekadar diketahui, detak jantung tubuh kita akan naik turun sepanjang hari.

Naik turunnya detak jantung dipengaruhi aktivitas, kondisi fisik, dan mental seseorang.

Detak jantung cenderung lebih lambat saat orang sedang beristirahat.

Sebaliknya, detak jantung jadi lebih cepat saat olahraga atau stres.

Baca juga: Waspadai 7 Tanda Penyakit Jantung Aritmia

Kendati naik dan turun, detak jantung masih dianggap normal apabila saat istirahat degupnya berkisar antara 60 sampai 100 denyut per menit.

Saat detak jantung tidak normal dan tidak teratur, kinerja organ jantung jadi lebih berat dan menyebabkan masalah serius.

Masalah kesehatan ini tak jarang menimbulkan kekhawatiran, apakah penyakit jantung aritmia bisa disembuhkan?

Baca juga: Tahi Lalat Ternyata Bisa Memicu Kanker, Ketahui Ciri-Cirinya

Apakah aritmia jantung bisa sembuh?

Penyakit jantung aritmia memang sekilas terdengar menakutkan karena memengaruhi kinerja organ vital.

Namun, jangan khawatir berlebihan.

Menurut Oklahoma Heart Hospital, penyakit jantung aritmia bisa dikendalikan.

Sebagian besar jenis aritmia bisa diobati.

Apabila beragam obat aritmia tidak cukup, perkembangan teknologi medis juga dapat membantu mengatasi aritmia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved