Breaking News:

Diabetes

Sebelum Terlambat, Kenali 10 Tanda Peringatan Diabetes yang Umum Terjadi

Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan ciri-ciri berupa tingginya kadar gula (glukosa) darah.

Editor: suhendri
Mahasiswa UMN
Ilustrasi Diabetes Melitus 

Mulut kering menjadi tanda awal diabetes yang jika diabaikan dapat berisiko pada kesehatan mulut dan gigi.

4. Rasa lapar berlebihan

Rasa lapar yang berlebihan merupakan tanda peringatan diabetes lainnya.

Rasa lapar ini disebabkan karena makanan yang dimakan sulit diubah menjadi energi akibat kekurangan hormon insulin.

5. Kelelahan dan perilaku mudah tersinggung

Ketika orang memiliki kadar gula darah tinggi, mereka cenderung mudah merasa tak enak badan.

Bangun tidur beberapa kali di malam hari untuk pergi ke kamar sebagai efek kadar gulah tinggi bisa membuat penderita merasa lelah.

Kelelahan ini pada akhirnya bisa juga membuat mereka mudah tersinggung.

6. Penglihatan kabur

Penglihatan kabur atau atau sesekali melihat kilatan cahaya adalah akibat langsung dari kondisi kadar gula darah tinggi.

Membiarkan gula darah Anda tidak terkendali dalam waktu lama pun bisa menyebabkan kerusakan permanen, bahkan mungkin kebutaan.

Pembuluh darah di retina menjadi lemah setelah bertahun-tahun mengalami hiperglikemia dan mikro-aneurisma, yang melepaskan protein berlemak yang disebut eksudat.

7. Luka yang tidak sembuh dengan cepat

Infeksi, luka, dan memar yang tidak sembuh dengan cepat adalah tanda diabetes lainnya.

Kondisi ini biasanya terjadi karena pembuluh darah mengalami kerusakan akibat glukosa dalam jumlah berlebihan yang mengelilingi pembuluh darah dan arteri.

Diabetes bisa mengurangi efisiensi sel progenitor endotel (EPC), yang melakukan perjalanan ke lokasi cedera dan membantu pembuluh darah sembuhkan luka.

8. Kulit yang gatal atau kering

Kulit gatal yang munkin disebabkan oleh kulit kering sering kali bisa menjadi tanda peringatan diabetes.

Beberapa kondisi kulit lainnya, seperti kulit jadi gelap di area leher atau ketiak juga bisa menjadi tanda diabetes.

9. Yeast infection atau infeksi jamur

Diabetes dianggap sebagai keadaan imunosupresi.

Hal itu berarti meningkatkan kerentanan terhadap berbagai infeksi, meskipun yang paling umum adalah candida dan infeksi jamur lainnya.

Jamur dan bakteri tumbuh subur di lingkungan yang kaya akan gula.

10. Penurunan berat badan

Kadar gula darah terlalu tinggi juga bisa menyebabkan penurunan berat badan yang cepat.

Karena hormon insulin tidak mendapatkan glukosa untuk sel yang digunakan sebagai energi, tubuh kemudian memecah protein dari otot sebagai sumber alternatif bahan bakar.

Gejala diabetes lainnya

Penyakit diabetes tipe 1 pada umumnya didiagnosis pada anak-anak dan dewasa muda, meskipun dapat terjadi pada semua usia.

Jika mengalami diabetes tipe 1, seorang anak mungkin akan mengalami gejala tambahan ini:

* Penurunan berat badan yang tiba-tiba dan tidak disengaja

* Sering mengompol

* Infeksi jamur vagina pada gadis praremaja

* Gejala mirip flu, termasuk mual, muntah, napas yang berbau seperti buah, masalah pernapasan, dan kehilangan kesadaran

Gejala mirip flu disebabkan ketika diabetes yang tidak terdiagnosis menyebabkan keton menumpuk di aliran darah.

Kondisi ini disebut diabetic ketoacidosis (DKA).

DKA adalah keadaan darurat medis dan membutuhkan perawatan medis segera.

Sementara itu, seseorang mungkin tidak akan melihat gejala diabetes tipe 2 secara tiba-tiba.

Anda mungkin didiagnosis menderita diabetes karena Anda pergi ke dokter untuk alasan berikut:

* Infeksi persisten atau luka penyembuhan lambat

* Komplikasi yang berhubungan dengan kadar gula darah tinggi yang berkepanjangan, seperti mati rasa atau kesemutan di kaki

* Ada masalah jantung

Perlu dipahami memang, Anda mungkin tidak pernah mengalami tanda peringatan diabetes yang jelas sama sekali.

Diabetes dapat berkembang selama bertahun-tahun dan tanda peringatannya mungkin tidak kentara.

Lantas, siapa yang berisiko terkena diabetes?

Setiap jenis diabetes memiliki faktor risiko yang berbeda-beda.

Berikut ini adalah faktor risiko diabetes tipe 1 yang baik diketahui:

* Anak-anak

* Remaja

* Memiliki riwayat keluarga dengan diabetes tipe 1

Adapun faktor risiko diabetes tipe 2 di antaranya yakni:

* Berusia di atas 45 tahun

* Kelebihan berat badan

* Tidak aktif bergerak

* Merokok

* Memiliki riwayat keluarga diabetes

* Memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi

* Memiliki kadar trigliserida atau kolesterol HDL yang abnormal

* Orang-orang dari etnis tertentu

* Memiliki riwayat resistensi insulin 

Diagnosis diabetes

Jika Anda mengalami satu atau lebih tanda peringatan yang terkait dengan diabetes, lebih baik segera menemui dokter.

Dokter juga bisa membantu mendiagnosis kondisi lain sebagai komplikasi diabetes yang mungkin sudah terjadi.

Dalam mendiagnosis diabetes, dokter biasanya ingin tahu tentang hal berikut:

* Gejala pasien

* Riwayat keluarga

* Obat-obatan yang sedang dikonsumsi

* Alergi

Setelah menanyakan tentang gejala pasien, dokter mungkin akan memutuskan untuk menjalankan beberapa tes.

Ada beberapa tes untuk mendiagnosis diabetes, seperti:

* A1C: Tes ini menunjukkan rata-rata kadar glukosa darah selama 2 atau 3 bulan terakhir. Ini tidak mengharuskan Anda untuk berpuasa atau minum apa pun

* Glukosa plasma puasa (FPG): Anda harus berpuasa setidaknya 8 jam sebelum tes ini

* Toleransi glukosa oral (OGTT): Tes ini membutuhkan waktu 2 hingga 3 jam. Kadar glukosa darah Anda diuji pada awalnya dan kemudian diulangi dengan interval selama 2 jam setelah mengonsumsi minuman manis tertentu

* Tes glukosa plasma acak: Anda dapat menjalani tes ini kapan saja dan tidak perlu berpuasa. (Kompas.com/Irawan Sapto Adhi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 10 Tanda Peringatan Diabetes yang Perlu Diwaspadai

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved