Breaking News:

Jangan Pernah Sepelekan Nyeri Dada, Ini Alasannya

Nyeri dada adalah kondisi ketika dada terasa seperti tertusuk, perih, atau tertekan.

freepik.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Nyeri dada adalah kondisi ketika dada terasa seperti tertusuk, perih, atau tertekan.

Mengutip alodokter.com, nyeri ini bisa terjadi di dada sebelah kanan, sebelah kiri, atau dada tengah.

Tidak semua nyeri dada sama, tetapi semua nyeri dada tidak boleh diabaikan - terutama jika itu persisten, berulang atau bahkan parah.

Nyeri dada yang tiba-tiba muncul membutuhkan evaluasi oleh dokter.

Jika rasa sakitnya parah, itu berarti kamu harus segera mencari perawatan medis.

Begitu pun jika nyeri dada tidak parah, perawatan darurat diperlukan jika rasa sakit terus-menerus atau dada terasa nyeri seperti diremas.

Bahkan, menurut Harvard Medical School, rasa sakit terus-menerus atau tekanan di dada bisa menjadi gejala darurat Covid-19.

Baca juga: Jangan Sampai Terlambat, Kenali 3 Gejala Awal Serangan Jantung pada Wanita

Dengan demikian, penting untuk mencari bantuan medis segera jika kamu mengalami ketidaknyamanan di bagian dada selama pandemi ini.

Lebih baik mengetahui penyebabnya, daripada tetap dalam kegelapan.

"Infeksi Covid-19 atau infeksi dada lainnya, seperti radang paru-paru, kadang-kadang dapat meniru serangan jantung dalam hal nyeri dada dan masalah pernapasan," kata ahli jantung di Singapura, Dr. Peter Ting.

Halaman
123
Editor: suhendri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved