Wajar Saja Pemerintah Kirim Pasukan Setan Tumpas KKB Papua, Pengakuan Pekerja Proyek Ini Buktinya
Salah satunya Jimmi Aritonang, karyawan PT Istaka Karya yang nyaris tewas diberondong peluru KKB Papua.
BANGKAPOS.COM - Keganasan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua harus segera dihentikan.
Banyak saksi yang mengalami perlakuan KKB Papua, mengaku menderita.
Salah satunya Jimmi Aritonang, karyawan PT Istaka Karya yang nyaris tewas diberondong peluru KKB Papua.
Ada juga Kabinda Papua Gusti Putu Danny Karya Nugraha yang tewas ditembak KKB Papua.
Tindakannya dinilai sudah keterlaluan dan tidak bisa dibiarkan begitu saja.
Menurut Tribunnews, kini pemerintah menetapkan KKB Papua sebagai kelompok teroris, dan diperintahkan untuk dibabat habis.
Perintah ini datang langsung dari Presiden Indonesia Jokowi, setelah mendengar keberingasan KKB Papua yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
Menurut laporan terbaru, untuk menumpas KKB Papua, Indonesia mengerahkan pasukan khusus TNI yang dijuluki pasukan setan.
Mereka adalah prajurit TNI dari Yonif 315/Garuda.
Baca juga: Begini Perlakuan KKB Papua pada Jasad Tandi Kogoya, yang Tewas Adu Tembak dengan Satgas TNI-Polri
Tim ini ditugaskan untuk memburu langsung kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Papua.
Diketahui, Pasukan Setan ini memiliki markas di Pangdam III Siliwangi, di Kota Bogor.
Menurut Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, menyebut seluruh personel Yonif Garuda siap diberangkatkan.
Mereka siap bertugas di daerah rawan di Papua, untuk membela NKRI.
Selain itu, Yonif Garuda yang ditugaskan untuk memberantas KKB Papua ternyata bukanlah unit sembarangan.
Mereka dianggap satuan unit khusus yang memiliki sejumlah kemampuan mumpuni dalam melakukan operasi militer (OMP), hingga perang (OMSP).