Breaking News:

Begini Perlakuan KKB Papua pada Jasad Tandi Kogoya, yang Tewas Adu Tembak dengan Satgas TNI-Polri

Namun, Tandi Kogoya ditembak mati Satgas TNI-Polri saat adu kontak pada 9 April 2021 lalu.

Kolase Gatra/Facebook
Polri Ungkap Daftar Kekejian Tandi Kogoya, Komandan KKB Papua yang Tembak Mati WNA di Kantor Freeport 

BANGKAPOS.COM – Anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Tandi Kogoya selalu berada di barisan depan saat adu tembak dengan Satgas TNI-Polri.

Dia adalah pelaku penembakan terhadap sejumlah orang di Papua, termasuk seorang WNA di Freeport Indonesia.

Namun, Tandi Kogoya ditembak mati Satgas TNI-Polri saat adu kontak pada 9 April 2021 lalu.

Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menetapkan bahwa Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua sebagai organisasi teroris.

Menurut Mahfud MD, masifnya pembunuhan dan kekerasan menjadi alasan pemerintah menetapkan KKB di Papua sebagai organisasi teroris.

Meski banyak yang mendukung, tidak sedikit pula yang menyayangkan, karena ini akan menutup jalur dialog antara pemerintah pusat dengan Papua.

Bagaimana sebenarnya sepak terjang KKB di Papua, selain mereka telah menembak guru dan seorang siswa serta membakar sekolah, juga gugurnya Kabinda Papua dan Brimob Polri, mereka bahkan meneror warga hingga warga meminta untuk diungsikan.

Tapi, tahukah Anda, apa yang akan terjadi bila seorang anggota KKB di Papua tewas?

Pada tahun lalu, tepatnya Senin (30/3/2020), telah terjadi penembakan warga negara asing (WNA) di area Kantor PT Freeport Indonesia, Kota Kuala Kencana.

Tandi Kogoya, adalah anggota KKB yang melakukannya.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved