Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pasar Dipadati Pengunjung, Meli Tak Khawatir Covid-19, Terpenting Terapkan Prokes

Waktu mulai siang, panas terik mulai menyengat di atas kepala, namun suasana Pasar Pagi masih tampak ramai dipadati pengunjung.

Penulis: Widodo | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Widodo
Suasana di Pasar Pagi Kota Pangkalpinang pantauan Bangkapos, Kamis (6/5/2021) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Waktu mulai siang, panas terik mulai menyengat di atas kepala, namun suasana Pasar Pagi masih tampak ramai dipadati pengunjung.

Masyarakat membeli untuk kebutuhan sehari-hari maupun persiapan untuk keperluan lebaran. 

Tak sedikit para pembeli bergerombol atau berkerumunan saat membeli barang pilihannya.

Bahkan pantauan Bangkapos.com, Kamis (6/5/2021) beberapa orang terlihat tak memakai masker sekalipun, ada juga yang memakai masker namun hanya menggantungkan di leher.

Kendati demikian, banyak juga masyarakat yang memakai masker saat berbelanja di pasar dan sadar dengan situasi di tengah pandemi ini.

Satu di antara pembeli di Pasar Pagi Kota Pangkalpinang, Meli saat ditanyakan apakah takut dan khawatir di tengah keramaian di dalam pasar dimana saat ini masih pandemi Covid-19 ia pun menjawab tidak selagi patuh dengan prokes.

"Kalau dikatakan takut tentu tidak karena yang terpenting kita menerapkan protokol kesehatan mulai dari memakai masker, menyiapkan hand sanitizer saat bepergian dan berusaha menjaga jarak antar orang,"  kata Meli kepada Bangkapos.com.

Suasana di Pasar Pagi Kota Pangkalpinang pantauan Bangkapos, Kamis (6/5/2021)
Suasana di Pasar Pagi Kota Pangkalpinang pantauan Bangkapos, Kamis (6/5/2021) (Bangkapos.com/Widodo)

Namun, ditanya lagi apakah bisa menjamin menjaga jarak di saat pasar mulai ramai pengunjung, katanya berusaha menghindari tempat yang lebih ramai.

"Saya berusaha menghindari tempat yang terlihat ramai ketika berbelanja," jawabnya.

Sementara pantauan di lapangan di pasar Induk Kota Pangkalpinang didekat tempat penggilingan bumbu atau parutan kelapa tampak ramai. 

Para ibu terlihat berjejeran sembari menunggu pesanannya. Parkiran motor di halaman pun kian padat. 

Ibu-ibu yang datang hampir semua menggunakan masker, namun sayang tidak ada terlihat tempat pencuci tangan di sekitar yang disediakan.

(Bangkapos.com/Widodo)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved