Selasa, 28 April 2026

Bagaimana Efek Badai Sitokin pada Tubuh? Simak Hasil Penelitian Ini

Badai sitokin merupakan sindrom yang mengacu pada sekelompok gejala medis di mana sistem kekebalam tubuh mengalami terlalu banyak peradangan

Editor: suhendri
www.freepik.com

BANGKAPOS.COM - Mungkin tak sedikit orang yang masih asing dengan istilah  badai sitokin.

Badai sitokin sering kali disebut sebagai penyebab kematian banyak orang selama pandemi Covid-19 ini.

Sebenarnya, badai sitokin ini bukanlah nama sebuah penyakit.

Badai sitokin merupakan sindrom yang mengacu pada sekelompok gejala medis di mana sistem kekebalam tubuh mengalami terlalu banyak peradangan.

Baca juga: Ini Bahayanya Kolesterol Tinggi bagi Tubuh

Akibatnya, organ gagal berfungsi dan memicu kematian.

Sebenarnya apa itu badai sitokin?

Badai sitokin juga tak hanya terjadi pada pasien yang mengalami Covid-19.

Sindrom ini juga bisa dialami oleh penderita autoimun seperti artritis juvenile.

Badai sitokin juga bisa terjadi selama beberapa jenis pengobatan kanker.

Biasanya, kondisi ini dipicu oleh infeksi seperti influensa.

Penelitian terhadap pasien influenza H1N1 juga menemukan 81 persen mereka yang meninggal mengalami gejala badai sitokin.

Bagaimana efek badai sitokin pada tubuh?

Merangkum hasil penelitian ahli virologi dan imunologi dari Georgia State University di Atlanta, Mukesh Kumar, badai sitokin dipicu oleh infeksi virus dalam tubuh.

Virus menggandakan dirinya dengan sangat cepat setelah menginfeksi sel.

Setelah itu, sel mulai mengirim sinyal bahaya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved