Senin, 20 April 2026

Positif Covid-19, Satu Keluarga Isolasi dan Andalkan Makanan Lebaran yang Diantar di Depan Rumah

Di hari raya Idul Fitri 1442 H ini Nita tak bisa merayakan lebaran seperti biasanya, bahkan keluar rumah saja ia tak bisa

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Satu di antara rumah yang sedang melaksanakan isolasi mandiri di Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Nita dan tiga orang anaknya terkonfirmasi positif covid-19. Hal ini membuatnya harus karantina mandiri selama 14 hari di rumahnya di Air Itam Kota Pangkalpinang.

Tepat di depan rumah Nita sudah tertempelkan stiker dari Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang "Isolasi Mandiri Sedang Dalam Pemantauan".

Terlihat beberapa orang saat melintasi rumah tersebut seketika langsung merapikan masker yang turun dekat dagu.

Ada pula anak-anak yang sedang berjalan kaki di depan rumah tersebut yang tak mengenakan masker lantas seketika menutup hidung dan mulutnya dengan tangan.

Di hari raya Idul Fitri 1442 H ini Nita tak bisa merayakan lebaran seperti biasanya, bahkan keluar rumah saja ia tak bisa.

Baca juga: Rumah Ayu Ting Ting Kosong Hari Pertama Lebaran, Bocoran ART Sekeluarga Pergi ke Tempat Ini

Baca juga: Niat Bongkar Tes DNA Reyna Setelah Sembuh, Batal Gara-gara Andin Hamil? Bocoran Ikatan Cinta 13 Mei

Baca juga: Ingat Michaela Paruntu Hadang Mobil Suami Selingkuh? Kini Ubah Penampilan Mirip Andin Ikatan Cinta

Satu di antara rumah yang sedang melaksanakan isolasi mandiri di Pangkalpinang.
Satu di antara rumah yang sedang melaksanakan isolasi mandiri di Pangkalpinang. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Diceritakan Nita ada beberapa sanak saudaranya yang mengantarkan makanan idul fitri, sementara silahturahmi ia lakukan secara virtual.

"Masih sykur alhamdulillah masih bisa silahturahmi meskipun lewat virtual dan memang ada beberapa keluarga saya yang tidak bisa pulang, jadi tahun ini lebaran online saja untuk kebaikan bersama," ujar Nita kepada Bangkapos.com, Kamis (13/5/2021).

Nita menyebut hingga hari keempat karantina ia tak mengalami gejala yang begitu berat, hanya saja penciuman dan indra perasanya hilang.

Sementara ketiga anak Nita juga dalam keadaan sehat, kasus konfirmasi tidak bergejala.

"Kalau sekarang alhamdulillah sehat sempat demam beberapa waktu lalu, dan ini indra penciuman dan perasa masih hilang belum pulih. Alhamdulillah kalau makanan ada saudara yang antar, seperti ketupat, rendang, dan lainnya tadi pagi diantarkan," jelasnya.

Baca juga: Penjual Sate Tolak Uang Rp 75.000, Apakah Sah untuk Transaksi? Ini Jawaban Bank Indonesia

Diakui Nita, dirinya terbantu dengan adanya stiker yang ditempelkan dari Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang di depan rumahnya. Sebab para tetangga sekitar jadi mengetahui keadaannya dan saling membantu.

"Jadi kita sama-sama tau warga sekitar juga ikut memantau, bahkan ada beberapa yang langsung kasi makanaan karena tau kita sedang isolasi diantarkan di depan rumah. Terus temennya anak-anak ini jadi tau bahwa sedang isolasi ga berani main ke rumah dulu," sebutnya.

Kemenag Babel Ingatkan Tidak Jabat Tangan

Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Bangka Belitung, Drs H Rebuan, MPdI mengingatkan kegiatan silahturahmi atau bertamu untuk tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Kita sudah puasa hampir satu bulan, pada Idul Fitri yang jelas kita kembali ke fitri. Dalam hal memaknai lebaran di tengah pandemi, cukup bersama keluarga inti. Namun walaupun pandemi, silahturahmi harus tetap terjalin menurut kami, tetapi tetap menjaga protokol kesehatan," ujar Rebuan, Kamis (13/4/2021).

Sumber: bangkapos
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved