Ketahui Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi Anemia Megaloblastik
Anemia megaloblastik adalah jenis anemia yang ditandai dengan sel darah merah dengan ukuran sangat besar dan jumlah yang cenderung sedikit
BANGKAPOS.COM - Istilah anemia megaloblastik mungkin masih asing di telinga Anda.
Anemia megaloblastik adalah jenis anemia yang ditandai dengan sel darah merah dengan ukuran sangat besar dan jumlah yang cenderung sedikit.
Melansir Boston Children's Hospital, anemia adalah kelainan darah yang terjadi ketika tubuh memiliki sel darah merah di bawah jumlah normal.
Biasanya, anemia megaloblastik disebabkan kekurangan vitamin B12 atau asam folat.
Kekurangan asam folat atau vitamin B12 bisa karena kurang asupan mengandung zat gizi tersebut, atau masalah penyerapan di usus.
Baca juga: Sakit Saat Menelan? Ini 7 Kemungkinan Penyebabnya yang Perlu Diwaspadai
Di beberapa kasus yang jarang terjadi, penyakit ini terjadi akibat pengobatan atau kelainan bawaan lahir.
Berikut gejala, penyebab, sampai cara mengatasi anemia megaloblastik yang perlu diketahui.
Gejala anemia megaloblastik
Melansir Healthline, ada beberapa gejala anemia megaloblastik yang kerap dirasakan penderitanya, antara lain:
* Mudah lelah
* Sesak napas
* Otot melemah
* Kulit pucat
* Lidah bengkak
* Tidak nafsu makan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/freepikcom-rasa-mual-dan-muntah.jpg)