Breaking News:

Yanisari, si Pasukan Elit, Prajurit Sultan Muhammad Al Fatih Pembunuh Raja Dracula 'Penghisap Darah'

Saat merebut Konstantinopel dalam serangan final, Yanisari menjadi momok pasukan Romawi. Kenekatan serta sikap tak takut mati membuat benteng ...

Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Tangkap layar Film Fetih
Pasukan Elite Yanisari 

Yanisari, si Pasukan Elit, Prajurit Sultan Muhammad Al Fatih Pembunuh Raja Dracula 'Penghisap Darah'

BANGKAPOS.COM -- Sultan Muhammad Al Fatih (1453) alias Mehmed II dari Kekaisaran Turki Utsmani melakukan berbagai cara Untuk memenuhi takdirnya merebut Konstantinopel.

Adapun yang paling terkenal adalah pembuatan meriam raksasa, Dardanella Gun.

Meriam ini mampu melontarkan proyektil berupa bola besi dengan diameter 63 cm dengan radius tembak 2 km.

Setelah itu Sultan Mehmed II juga memerintahkan pasukannya membawa kapal-kapal melewati hutan sekitar Konstantinopel untuk mengitari Tanduk Emas yang dipagari rantai laut.

Paling berbahaya dari militer Sultan ialah pasukan elite Yanisari.

Baca juga: Kisah Ariel Sharon, Jenderal Israel Pembantai Rakyat Palestina, 8 Tahun Hidup Koma dan kini Membusuk

Yanisari dibentuk pada abad 14 dibawah kepemimpinan Murad I.

Dikutip Sosok.ID dari History.com, Yanisari merupakan pasukan infanteri modern pertama di Eropa karena bersenjatakan Musket, alias senapan api.

Anggota Yanisari berasal dari para anak laki-laki Nashrani dari wilayah yang sudah ditaklukan oleh Turki Utsmani.

Para anak-anak itu lalu dilatih sedari kecil untuk menjadi prajurit elite.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved