Breaking News:

Penerimaan Siswa Baru, Ombudsman Buka Posko Pengaduan PPDB, Ini Kontak yang Bisa Dihubungi

Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung akan membuka posko pengaduan PPDB di Babel mulai 11 Juni sampai dengan 31 Juli 2021.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/istimewa
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung, Shulby Yozar Ariadhy. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Mengantisipasi kecurangan Penerima Peserta Didik Baru (PPDB) di Provinsi Bangka Belitung untuk tahun ajaran 2021/2022 yang akan digelar pada bulan Juni 2021, Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung akan membuka posko pengaduan mulai 11 Juni sampai dengan 31 Juli 2021.

"Posko pengaduan akan dimulai ketika PPDB dimulai, prosedur pengaduan ke Ombudsman seperti pengaduan di bidang lain bisa datang langsung ke kantor atau kanal yang kita sediakan atau Wa 08119733737," ujar Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung, Shulby Yozar Ariadhy, Senin (31/5/2021).

Lebih lanjut, Dia mengatakan untuk pengaduan secara regulasi pelapor bisa dirahasiakan tetapi bila ada permasalahan tertentu yang spesifik, ada yang tidak bisa dirahasiakan.

Sementara, dalam menjelang dibuka PPDB ini Ombudsman Babel akan mengadakan pertemuan dengan pihak terkait penyelenggara PPDB.

"Kalau dalam waktu dekat ini, kami akan mengadakan pertemuan dengan beberapa penyelenggara terkait, dengan dinas pendidikan provinsi, kabupaten dan perwakilan sekolah se-Babel," lanjut Yozar.

Pertemuan tersebut diselenggarakan bertujuan untuk memperoleh informasi terkait kebijakan dalam penerima siswa baru.

"Kita jaring informasi jiga terkait variasi atau permasalah secara teknis yang dialami pihak sekolah," kata Yozar.

Ombudsman Bangka Belitung berharap penyelenggaraan PPDB ini sesuai dengan prosedur, hak dak akses masyarakat dapat dibuka secara merata.

"Semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan hak besekolah dimana dia bisa bersekolah sesuai dengan prosedur yang ditetapkan. Kita berharap di regulasi yang telah dibuat, sebenarnya sudah ada kanal pengaduan yang diselenggaralan penyelenggara, kita harap itu bisa berjalan optimal," kata Yozar. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved