Rabu, 3 Juni 2026

Payudara Terasa Saikt? Ini 12 Kemungkinan Penyebabnya

Penyebab nyeri payudara bisa berasal dari adanya masalah pada jaringan payudara itu sendiri atau jaringan di sekitarnya.

Tayang:
Editor: suhendri
dok. freepik.com
Ilustrasi 

Jumlah dan jenis nyeri dapat berubah seiring waktu.

Segera setelah pembedahan, nyeri bisa menjadi parah.

Efek jangka panjang mungkin termasuk:

* Peningkatan sensitivitas

* Rasa sakit saat menyentuh area tersebut

* Sensitivitas berkurang dan kemungkinan mati rasa

* Ketidakmampuan untuk mengangkat lengan di atas kepala

* Kesulitan melakukan aktivitas tertentu, seperti mengemudi, membuat kerajinan tangan, dan aktivitas rutin lainnya

Beberapa keluhan nyeri payudara ini mungkin bisa bertahan hingga 6 bulan atau lebih.

4. Costochondritis

Costochondritis atau sindrom costosternal adalah peradangan tulang rawan yang menghubungkan tulang rusuk dan tulang dada.

Itu bisa terjadi akibat artritis atau penyakit radang sendi.

Artritis di leher atau punggung atas bisa menyebabkan nyeri atau mati rasa di dada.

Selain artritis, costochondritis juga dapat terjadi akibat cedera atau ketegangan fisik.

Costochondritis memang tidak berhubungan dengan payudara, tetapi bisa menyebabkan rasa sakit seperti terbakar di dada yang bisa disalahartikan dengan nyeri payudara.

Costochondritis paling sering menyerang wanita dan orang-orang berusia di atas 40 tahun.

5. Perubahan fibrokistik pada payudara

Perubahan fibrokistik pada payudara atau fibrokistik mammae adalah kondisi ketika payudara mengalami bengkak akibat adanya benjolan atau nodul lunak dan kenyal pada jaringan payudara.

Fibrokistik mammae tergolong jinak (nonkanker) atau bukan kanker payudara, tetapi mungkin cukup mengganggu.

Kondisi tidak berbahaya ini tidak jarang terjadi pada wanita berusia antara 20-an dan 50-an.

Sekali lagi, perubahan fibrokistik pada payudara tu tidak terkait dengan risiko kanker payudara yang lebih tinggi.

Beberapa perubahan yang mungkin membantu mengurangi ketidaknyamanan akibat perubahan fibrokistik pada payudara, meliputi:

* Mengikuti diet rendah garam

* Menggunakan obat pereda nyeri ringan

6. Mastitis

Mastitis adalah infeksi payudara yang menyakitkan.

Kondisi ini paling sering terjadi selama menyusui karena saluran susu yang tersumbat.

Namun, itu bisa terjadi di lain waktu.

Gejala mastitis mungkin termasuk:

* Demam

* Rasa sakit

* Kelelahan

* Perubahan payudara, seperti terasa hangat, kemerahan, bengkak, dan nyeri

Pilihan pengobatan untuk mastitis termasuk antibiotik.

Beberapa penelitian telah mengaitkan penggunaan probiotik dengan penurunan kadar beberapa bakteri, menunjukkan bahwa ini bisa menjadi pilihan pengobatan yang bermanfaat.

7. Beha yang tidak pas

Nyeri payudara dapat terjadi akibat bra atau beha yang tidak dipasang dengan benar.

Bra yang terlalu ketat atau terlalu longgar dapat menekan payudara atau membuatnya tidak tertopang dengan benar sehingga menimbulkan ketidaknyamanan.

Untuk memeriksa apakah beha Anda sudah pas, tanyakan pada diri sendiri.

Gunakan beha yang bisa membuat Anda merasa nyaman.

8. Kanker payudara

Kebanyakan kanker payudara tidak menimbulkan rasa sakit.

Namun, peradangan pada kanker payudara dan beberapa tumor dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada payudara.

Siapa saja sebaiknya segera menghubungi dokter jika mengalami beberapa kondisi ini karena bisa menjadi gejala kanker payudara:

* Benjolan atau masalah lain di area payudara

* Nyeri atau benjolan yang tidak kunjung sembuh setelah menstruasi

* Keluarnya cairan dari puting susu tanpa sebab yang jelas, bisa berdarah, bening, atau lainnya

* Nyeri payudara tanpa penyebab yang diketahui atau yang tidak kunjung sembuh

* Gejala yang konsisten dengan infeksi payudara seperti kemerahan, nanah, atau demam

9. Punggung, leher, atau bahu cedera

Cedera yang terjadi karena regangan berlebihan atau terjadi robekan pada ligamen dan kapsul sendi (sprain) di bagian tubuh ini mungkin pada akhirnya bisa juga menyebabkan sensasi nyeri di payudara.

Keluhan ini mungkin terjadi karena berkaitan dengan distribusi saraf di batang tubuh bagian atas.

10. Nyeri dinding dada

Berbagai kondisi dapat menyebabkan nyeri di dinding dada.

Ini terkadang terasa seolah-olah berasal dari payudara, padahal sebenarnya tidak.

Penyebab umum nyeri dinding dada meliputi:

* Otot yang tertarik di dada

* Radang jaringan yang mengelilingi tulang rusuk karena costochondritis atau sindrom

* Tietze

* Angina

* Batu empedu

Jenis nyeri ini mungkin tampak menyebar ke lengan saat bergerak dan meningkat di bawah tekanan.

11. Merokok

Melansir WebMD, merokok diketahui dapat meningkatkan kadar epinefrin di jaringan payudara.

Hal ini bisa membuat payudara wanita sakit.

12. Penyebab payudara sakit pada pria

Dilansir dari Mayo Clinic, pada pria, nyeri payudara paling sering disebabkan oleh kondisi yang disebut ginekomastia.

Ginekomastia mengacu pada peningkatan jumlah jaringan kelenjar payudara yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon estrogen dan testosteron.

Ginekomastia dapat memengaruhi satu atau kedua payudara, terkadang tidak merata. (Kompas.com/Irawan Sapto Adhi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 12 Penyebab Payudara Sakit yang Bisa Terjadi

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved