Selasa, 12 Mei 2026

Putus Cinta Bukan Akhir Dunia, Berikut Kiat-Kiat yang Dapat Dilakukan Agar Cepat Move On

Putus Cinta Bukan Akhir Dunia, Berikut Kiat-Kiat yang Dapat Dilakukan Agar Cepat Move On

Tayang:
Penulis: Nur Ramadhaningtyas | Editor: Teddy Malaka
Freepik
Ilustrasi Putus Cinta 

BANGKAPOS.COM - Perpisahan dalam suatu hubungan sangatlah wajar menimbulkan emosi yang rumit.

Rasa lega, bingung, patah hati,  dan sedih semua bercampur menjadi satu.

Tak jarang banyak kasus-kasus percobaan bunuh diri yang berakhir tragis setelah putus cinta.

Namun, jika segala sesuatunya berakhir dengan cara yang sehat dan produktif, Anda mungkin masih memiliki keinginan untuk merelakan dan moving on.

Kiat-kiat berikut dapat membantu Anda memulai proses untuk bergerak maju. Ingatlah, kamu akan melewatinya, terlepas dari betapa sulitnya hal-hal yang kamu rasakan saat ini.

Ilustrasi Ketika Putus Cinta
Ilustrasi Hal Negatif yang Dilakukan Ketika Putus Cinta (Freepik)

Luangkan waktu untuk berpisah
Jika Anda berdua tahu Anda ingin mempertahankan persahabatan, beri sedikit ruang untuk beberapa waktu tidak ada salahnya. Beristirahat dari berkirim pesan dan bertemu dapat membantu Anda berdua mulai pulih.

Hormati kebutuhan satu sama lain
Jika Anda ingin tetap berteman tetapi mantan Anda tidak menginginkan kontak apa pun, Anda harus menghormatinya. Jangan menelepon, mengirim SMS, atau meminta teman mereka untuk berbicara dengan mereka untuk Anda.

Anda mungkin sangat merindukan mereka, tetapi tidak menghormati batasan mereka kemungkinan akan merusak peluang persahabatan di masa depan.

Ilustrasi Self Love
Ilustrasi Self Love (Freepik/arina_gladyisheva)

Sebagai alternatif, jika mantan Anda menghubungi Anda, terutama sebelum Anda siap untuk berbicara, jangan merasa berkewajiban untuk menanggapinya. Ingatkan diri Anda bahwa Anda berdua membutuhkan waktu dan ruang untuk menghadapi emosi-emosi yang sulit itu dan menunggu sampai periode tersebut telah berlalu.

Pertahankan jarak fisik dan emosional
Jika Anda ingin mencoba persahabatan setelah beberapa waktu terpisah, perhatikan pola dan perilaku lama. Mungkin Anda menyandarkan kepala Anda di bahu mereka saat menonton film atau mereka datang kepada Anda untuk meminta bantuan selama krisis.

Tidak ada yang salah dengan perilaku ini, tetapi mereka dapat menyebabkan banyak kebingungan dan patah hati lebih lanjut. Jika Anda dan mantan ingin mempertahankan persahabatan, Anda harus bersikap seperti teman.

Menghentikan perilaku apa pun yang membuat Anda berpikir, "Sepertinya kita tidak pernah putus," mungkin adalah yang terbaik.

Utamakan perawatan diri self
Setelah Anda mengatur batasan Anda, inilah saatnya untuk mengalihkan perhatian Anda ke hubungan Anda dengan diri sendiri. Beberapa ahli merekomendasikan untuk membuat rutinitas perawatan diri setiap hari.

memberi Anda kegembiraan (bertemu teman, dapatkan pengalaman baru, habiskan waktu untuk hobi favorit Anda)
memelihara Anda (berolahraga, bermeditasi, memasak makanan yang memuaskan tetapi menyehatkan)
membantu Anda memproses perasaan Anda (membuat seni atau musik, jurnal, berbicara dengan terapis atau orang pendukung lainnya)
Usahakan untuk cukup tidur, tetapi hindari tidur terlalu banyak. Ini dapat mengganggu tanggung jawab Anda dan membuat Anda merasa pusing dan tidak sehat.

Dan kemudian, tentu saja, ada makanan yang menenangkan, Netflix, dan sebotol anggur. Tidak apa-apa untuk memanjakan sesekali saat Anda pulih, tetapi awasi hal-hal itu agar tidak menjadi kebiasaan biasa yang sulit untuk dihentikan. Pertimbangkan menyimpan hal-hal ini untuk waktu-waktu khusus bersama teman-teman atau memberi diri Anda satu malam dalam seminggu untuk bersantai.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved