Berita Pangkalpinang

Kisah Pendiri JNE asal Bangka Belitung Wakafkan Masjid untuk Tanah Kelahiran, Jokowi Ikut Nyumbang

JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) punya hubungan emosional yang kuat dengan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung| Demikian disampaikan Presdir JNE M Feriadi

Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Masjid Jami Soeprapto Soeparno terletak di Jalan Soekarno Hatta, Beluluk, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Banyak yang tak tahu JNE (Jalur Nugraha Ekakurir) punya hubungan emosional yang kuat dengan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Ya, JNE atau bernama PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir, perusahaan ekspedisi yang Anda kerap gunakan untuk mengirim barang saat bertransaksi secara online.

Satu di antara pendiri JNE, mendiang Soeprapto Soeparno, adalah kelahiran Muntok, Bangka Belitung.

Soeprapto Suparno lahir di Bangka, pada 7 Oktober 1934.

Pengusaha sukses ini telah berpulang pada usianya yang ke 81 tahun pada Selasa (23/6/2015) silam. 

Ia membangun dan mewakafkan Masjdi Jami Soeprapto Soeparno yang beralamat di Jalan Koba, depan simpang bandara lama.

Masjid ini Rabu (9/6/2021) kemarin telah diresmikan oleh Gubernur Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman.

Turut hadir anak almarhum Soeprapto yakni Ahmad Yuniarto selaku anak pertama, dan Mohamad Feriadi anak kedua, serta para keluarga.

Mohamad Feriadi sendiri adalah Presiden Direktur JNE sekarang.

Pada peresmian itu, Feriadi bercerita mengenai masjid yang dibangun oleh almarhum ayahnya ini.

Kata dia, keluarganya punya ikatan emosional yang kuat dengan Bangka Belitung.

Dulu, Feriadi dan keluarganya tinggal di rumah yang berada di belakang masjid tersebut.

"ikatan keluarga kami dengan Kepulauan Bangka Belitung itu sangat kuat. Saya memang tidak lahir di sini, tetapi masa kecil saya banyak dihabiskan di Bangka. Artinya kita merasa Bangka ini sebagai rumah kita," katanya kepada sejumlah wartawan.

Baca juga: Momen Imlek 2021, JNE Berbagi Kasih Bagi-bagi Angpao 

Kata dia, keberadaan masjid ini sudah menjadi semangat yang diinginkan oleh almarhum Soeprapto sejak dulu.

Mendiang sang ayah punya keinginan agar masyarakat di sekitar masjid punya tempat ibadah dan tempat mempersatukan antarsesama.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved