Diabetes
Benarkah Diabetes Bisa Sebabkan Gangguan Pendengaran?
Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan ciri-ciri berupa tingginya kadar gula (glukosa) darah.
BANGKAPOS.COM - Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan ciri-ciri berupa tingginya kadar gula (glukosa) darah.
Melansir alodokter.com, glukosa merupakan sumber energi utama bagi sel tubuh manusia.
Glukosa yang menumpuk di dalam darah akibat tidak diserap sel tubuh dengan baik dapat menimbulkan berbagai gangguan organ tubuh.
Jika diabetes tidak dikontrol dengan baik, dapat timbul berbagai komplikasi.
Diabetes dapat berdampak negatif terhadap beberapa bagian tubuh lainnya, salah satunya adalah telinga.
Seseorang yang mengidap diabetes dapat mengalami gangguan pendengaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengungkapkan bahwa 90 hingga 95 persen penderita diabetes mengalami kondisi ini.
Sebuah studi berjudul “Hearing Loss Is Common in People with Diabetes” mengungkapkan bahwa kondisi ini memang umum terjadi dialami oleh para penderita diabetes.
Baca juga: Mau Tahu 7 Tanda Kebanyakan Minum Kopi?
Studi lain yang dipublikasikan tahun 2008 berjudul “Diabetes and Hearing Impairment in the United States: Audiometric Evidence from the National Health and Nutrition Examination Survey, 1999 to 2004” mengungkapkan bahwa diabetes dapat menyebabkan gangguan pendengaran dengan merusak saraf dan pembuluh darah.
Studi yang lebih baru berjudul “Diabetes and risk of hearing impairment in adults: a meta-analysis” pun mengungkapkan hal yang sama. Studi yang dilakukan dari tahun 1974 hingga 2011 tersebut menyimpulkan bahwa orang dengan diabetes dua kali lebih mungkin mengalami gangguan pendengaran dibandingkan orang tanpa diabetes.
Penyebab gangguan
Penyebab gangguan pendengaran pada penderita diabetes masih belum jelas.
Meski demikian, diketahui bahwa gula darah tinggi dapat merusak pembuluh darah di seluruh tubuh, termasuk telinga.
Jika seseorang sudah menderita diabetes untuk waktu yang lama dan tidak terkontrol dengan baik, mungkin ada kerusakan pada jaringan besar pembuluh darah kecil di telinga.
Menurut penelitian American Diabetes Association, wanita dengan diabetes mungkin memiliki risiko gangguan pendengaran yang lebih besar daripada mereka yang tidak menderita diabetes.
Baca juga: Waspadai 13 Gejala Awal Kanker Ginjal
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/freepikevening_tao-ilustrasi-gangguan-pendengaran.jpg)