Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pengungkapan Narkoba Jaringan Lapas, Hasil Kerja Sama Polres Pangkalpinang dan Lapas Narkotika

Khusus untuk ungkap narkoba jenis sabu, jaringan lapas itu merupakan kerja sama Polres Pangkalpinang dengan pihak Lapas Narkotika

Penulis: Yuranda | Editor: khamelia
Ist
Wakapolres Pangkalpinang Kompol Teguh Setiawan (Kiri) bersama Ka Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang, Sugeng Hardono (Kemeja Putih Tengah) dan Jajaran, Fitri alias Cecep (baju Hijau) Napi dan Nadi Alias Acung (Baju Abu-abu) pengembangan, keduanya jongkok, di Lapas Narkotika Pangkalpinang, Selasa (15/6/2021) malam 

BANGKAPOS.COM, BANGKA --Kasatresnarkoba Polres Pangkalpinang Iptu Astriantomi, mengatakan pengungkapan narkoba jenis sabu, yang menyeret Fitri alias Cecep (48) narapidana di lembaga pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Pangkalpinang, merupakan kerja sama, Polres Pangkalpinang dan Lapas Narkotika Pangkalpinang.

Pengungkapan tersebut, berawal dari penangkapan Heri Setia alias Heri (40), Melia (40) perempuan, Mardiana alias Niana (34), dan Nadi alias Acung (48), setelah dikembangkan dan diinterogasi Acung mengakui barang tersebut dapat dari Cecep.

Baca juga: Sugeng Bantah 5 orang Yang ditangkap Tim Kalong Jaringan Narkoba Lapas

Tak menunggu lama, Tim Kalong Satresnarkoba Polres Pangkalpinang, yang dipimpin langsung Wakapolres Pangkalpinang Kompol Teguh menuju ke Lapas, dan langsung menggeledah Cecep.

"Khusus untuk ungkap narkoba jenis sabu, jaringan lapas itu merupakan kerja sama Polres Pangkalpinang dengan pihak Lapas Narkotika Pangkalpinang," kata Iptu Astriantomi, saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Kamis (17/6/2021) pukul 21.56 WIB.

Katanya, betuk kerja sama pengungkapan tersebut, terlihat dari pihak Lapas yang turun langsung Kepala Lembaga Permasyarakatan (Kalapas) kelas IIA Narkotika Pangkalpinang, Sugeng Hardono, dan Kepala Bidang Keamanan.

"Kalau dari pihak Polres diwakili oleh Wakapolres Pangkalpinang Kompol Teguh Setiawan, dan Ka Lapas Narkotika dan Kepala Bidang Keamanan, mereka juga berfoto bersama," ujarnya

Lanjutnya, memang pada saat pengembangan jaringan tersebut, pihaknya tidak mendapatkan barang bukti, namun saat dilakukan pemeriksaan terhadap Cecep, mereka menemukan handphone.

"Memang tidak ada barang buktinya, tapi kami menemukan hp saat penggeledahan itu, saat diinterogasi Cecep juga mengakui dia mendapat barang tersebut dari orang di Sungailiat, Kabupaten Bangka, " katanya

Bangkapos.com/Yuranda

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved