Seberapa Efektifkah Masker Mencegah Penularan Virus Penyebab Covid-19
Masker menciptakan penghalang fisik yang menangkap tetesan ini dan mencegahnya menyebar sejauh mungkin ke udara sekitar seperti biasanya.
Studi pertama berjudul “Association Between Universal Masking in a Health Care System and SARS-CoV-2 Positivity Among Health Care Workers” menunjukkan bahwa kebijakan pemakaian masker universal di sistem rumah sakit Boston mengurangi penularan SARS-CoV-2.
Sebelum diberlakukannya kebijakan masker, kasus baru di antara petugas kesehatan yang memiliki kontak langsung atau tidak langsung dengan pasien meningkat secara eksponensial.
Namun, setelah kebijakan itu diberlakukan, proporsi petugas kesehatan bergejala yang dites positif Covid-19 terus menurun.
Selain itu, laporan yang dipublikasikan oleh CDC menunjukkan bahwa mengenakan masker tampaknya mencegah dua penata rambut Missouri menyebarkan penyakit ini kepada pelanggan mereka.
Kedua penata rambut terus menemui pelanggan selama beberapa hari setelah mengalami gejala.
Namun, mereka tetap mengenakan masker wajah sesuai peraturan pemerintah setempat.
Sembilan puluh delapan persen pelanggan mereka juga mengenakan masker.
Dari 139 pelanggan yang ditemui penata rambut tersebut, tidak ada yang mengalami gejala Covid-19.
Tak satu pun dari kontak sekunder mereka yang mengalami gejala.
Selain itu, dari 67 klien yang setuju untuk dites, tidak ada yang positif virus. (Kompas.com/Galih Pangestu Jati)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Seberapa Efektif Masker Mencegah Covid-19?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ilustrasi-covid-19-dan-masker.jpg)