Breaking News:

WIKI BANGKA

Berburu Kuliner Khas Muntok, Manisnya Kue Pelite Bertekstur Lembut Beraroma Pandan

Muntok yang berada di ujung barat pulau Bangka ini juga menawarkan pariwisata nan indah serta beragam kuliner tradisional

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: nurhayati
Ist/facebook Virda Asso
Kue pelite 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tidak hanya dikenal sebagai kota sejarah, Muntok yang berada di ujung barat Pulau Bangka ini juga menawarkan pariwisata nan indah serta beragam kuliner tradisional.

Terbalut daun pandan dengan tekstur lembut dan kenyal serta berwarna putih susu dengan rasa perpaduan manis dan asin santan, kue Pelite menjadi satu diantara kuliner khas Muntok.

Bahkan diketahui kue Pelite menjadi satu diantara kue kesukaan dari Presiden Pertama Indonesia, Soekarno saat menjalani pengasingan di Muntok pada 1949.

Namun kini, kue Pelite yang terbuat dari campuran tepung beras, santan dan gula putih dengan bentuk persegi panjang ini banyak ditemui di beberapa sudut Kota Muntok.

Mulai dari penjual kue di depan Masjid Jami, hingga di Pasar Ikan Muntok, kue Pelite dapat didapatkan dengan mudah.

Untuk harganya pun kue Pelite sangat terjangkau yakni Rp 2.000 dan sudah mendapatkan sendok, agar menyantap kue Pelite pun dapat dengan mudah dan lahap.

Selain itu yang menjadikan kue Pelite kian khas, yakni pemilihan daun pandannya. Untuk membuat kue Pelite, harus menggunakan daun pandan yang panjang dan lebar.

Hal ini pun diungkapkan penjual kue yang juga kerap membuat kue Pelite, Suparti (65) Warga Jalan Menara Air, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

"Susahnya itu nyari daun pandannya, harus yang besar sama panjang. Buat bikin tempatnya kan biar besar kuenya, kalau pakai daun pandan yang kecil ya kecil juga kuenya," ujar Suparti, Sabtu (26/06/2021).

Tak hanya sebagai tempat atau wadah kue Pelite, daun pandan juga membuat aroma kue Pelite kian nikmat untuk disantap.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved