Pria Pangkalpinang Terduga Teroris Jaringan JAD Dikirim Uang Beli Senpi, Ini Temuan di Rumahnya
Selama ini, tidak ada yang menaruh curiga pada AS yang berjualan air untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
BANGKAPOS.COM - Warga mengenal sosok AS, terduga teroris di Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai orang baik dan berinteraksi dengan tetangga.
AS merupakan warga Kelurahan Gajahmada, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang.
Selama ini, tidak ada yang menaruh curiga pada AS yang berjualan air untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Herawati, selaku Ketua RT 01, RW 01, Gang Kweni, Kelurahan Gajamada, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang mengaku kaget AS ditangkap Densus 88.
“Warga kaget dan banyak yang bertanya kepada saya, apa benar AS ditangkap," ujar Herawati kepada Bangka Pos di kediamannya, Rabu (30/6/2021) malam.
Herawati menyebutkan, rumah tersebut sebelumnya ditempati oleh AS bersama istri, anak dan ibunya.
Namun sebelum terakhir AS tinggal sendiri di rumah milik ibunya tersebut.
“Sebulan terakhir AS tinggal sendiri karena istri dan anaknya pulang ke rumah orangtuanya, lantaran istrinya sakit. Sedangkan ibu AS diambil kakak perempuannya untuk dirawat karena juga sedang sakit,” beber Herawati.
Keseharian AS, kata Herawati seperti warga pada umumnya.
“Biasalah orangnya tidak tertutup sering berinteraksi,” timpalnya.
Herawati menerangkan AS adalah warga Pangkalpinang.
Dia lahir dan tinggal di Gang Kweni, Kelurahan Gajah Mada.
Lanjut Herawati, sebelum pandemi Covid-19 AS berprofesi sebagai pedagang.
“Dia dagang di kampung-kampung, dagang perabotan rumah, kursi dan kasur. Saat ini pekerjaannya penjual air bersih," beber Herawati.
Diberitakan, sebuah rumah di Gang Kweni RT 01 RW 01, Kelurahan Gajahmada, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang, tampak ramai didatangi warga, Rabu (30/6/2021) sore.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20210630-polisi-sita-samurai-dari-rumah-terduga-jaringan-teroris-yang-ditangkap-densus-88.jpg)