Rabu, 15 April 2026

Materi Belajar

Materi IPS Kelas 6 SD: Sistem Administrasi Wilayah Indonesia Lengkap Soal dan Jawaban

Materi kali ini akan membahas pelajaran IPS Kelas 6 SD tentang sistem administrasi wilayah Indonesia

Penulis: Nur Ramadhaningtyas | Editor: Ardhina Trisila Sakti
perpustakaan.id
Peta Wilayah Indonesia 

BANGKAPOS.COM - Indonesia adalah negara kepulauan yang terdiri dari wilayah daratan dan lautan. Untuk menjaga keutuhan negara, Pemerintah mengarsipkan seluruh administrasi semua wilayah di Indonesia. Materi IPS Kelas 6 kali ini kita akan membahas profil dan perkembangan sistem administrasi wilayah tersebut.

Sementara sistem administrasi wilayah telah dimulai dari periode pasca kemerdekaan. Kemudian berlanjut pada periode Republik Indonesia Serikat (RIS) dan diakhiri dengan era otonomi daerah.  

Profil Negara Indonesia

Nama resmi negara kita adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Usai dijajah Belanda dan Jepang, Negara kita merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945.

Bentuk pemerintahan kita Republik Presidensil dengan kepala negara maupun kepala pemerintahan Presiden. Kota-kota besar di Indonesia antara lain Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Makassar, dan Semarang.

Nama Indonesia berasal dari bahasa Latin Indus yang berarti India dan bahasa Yunani nesos yang berarti pulau. George Earl adalah etnolog berkebangsaan Inggris. Pada tahun 1850 ia mengusulkan nama Indunesian untuk penduduk “kepulauan India”. Mahasiswanya yang bernama J.R.Logan, menggunakan nama Indonesia sebagai sinonim Kepulauan India.

Sarjana Indonesia yang secara terang-terangan menggunakan nama Indonesia pertama kali adalah Ki Hajar Dewantara. Beliau menggunakan nama Indonesia ketika mendirikan biro penerbitan di Belanda tahun 1913. Indonesia terletak di ekuator sehingga beriklim tropis. Wilayahnya diapit oleh dua benua dan dua samudera, menyebabkannya beriklim musim.

Suhu di Indonesia cenderung tinggi, namun variasinya kecil. Di Jakarta misalnya, rata-rata suhu 26–30 °C. Ketika musim hujan, curah hujan tinggi. Ketika musim kemarau, curah hujan rendah. Curah hujan rata-rata tahunan 1.780–3.175 milimeter.

Dengan ketinggian 5.030 m, Puncak Jaya di Papua merupakan puncak tertinggi di Indonesia. Danau Toba di Sumatera merupakan danau terluas, 1.145 km2. Sungai-sungai terbesar ada di Kalimantan yaitu Kapuas, Mahakam dan Barito. Sungai-sungai ini menjadi jalur transportasi penting bagi penduduk di sekitarnya.

Lokasi Indonesia di pertemuan antara lempeng tektonik Pasifik, Eurasia, dan IndoAustralia. Letak ini menyebabkan letusan gunung berapi dan gempa bumi sering terjadi. Keuntungannya, debu dari gunung berapi menyebabkan tanah kita subur.

Faktor inilah yang menyebabkan padatnya penduduk Pulau Jawa dan Pulau Bali. Keuntungan lainnya adalah banyaknya hasil tambang dari material yang dikeluarkan dari dalam bumi.

Luas, iklim tropis, dan bentuk kepulauan mendukung keanekaragaman hayati Indonesia. Keanekaragaman hayati ini nomor dua dunia setelah Brazil. Hutan hujan tropis kita merupakan salah satu paru-paru dunia. Fauna Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Bali bercorak Asia.

Diantaranya harimau, badak, orang utan, gajah, dan macan tutul. Fauna Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Maluku bercorak peralihan. Banyak spesies endemik hidup di sini, yaitu spesies yang tidak ada di tempat lain. Diantaranya anoa, tapir, komodo, dan maleo. Fauna Papua bertipe Australia. Diantaranya hewan berkantung dan 600 spesies burung.

Berdasarkan survei penduduk tahun 2005, jumlah penduduk Indonesia 218 juta orang (tabel 1). Diperkirakan ada lebih dari 300 etnis di Indonesia. Etnis terbesar Jawa (42%), Sunda, Melayu, dan Madura. Mayoritas penduduk (86%) menganut agama Islam. Lainnya menganut agama Protestan, Katholik, Hindu, Budha, atau Konghucu.

Bahasa resmi kita bahasa Indonesia. Dalam percakapan sehari-hari, banyak penduduk menggunakan bahasa daerah masing-masing. Ekonomi Indonesia mengalami krisis pada akhir tahun 1990-an. Pemicunya adalah krisis ekonomi yang melanda sebagian besar Asia. Saat ini proses pemulihan sudah menunjukan hasil.

Sumber: bangkapos
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved