Senin, 20 April 2026

Terduga Teroris di Bangka Belitung

Beredar Rumor Terduga Teroris AS Kabur ke Sungaiselan, Camat Minta Beri Info Kalau Ada yang Lihat

Terduga Teroris atas nama Agus Setianto alias AS (44) yang sempat kabur beberapa waktu lalu, kini dirumorkan berada di wilayah Sungaiselan

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: nurhayati
bangkapos.com/kolase
Agus Setianto, terduga teroris yang kabur dari Polda Babel 

Pelarian Agus Setianto (AS), Warga Desa Kace Kecamatan Mendobarat Bangka, satu di antara dua terduga teroris, masih memancing  sejumlah pertanyaan. 

Apalagi, usai ditangkap, ada yang menyebutkan, kaki dan tangan Agus terikat tali teas, saat menjalani pemeriksaan di Ruangan Densus 88 Anti teror Polri di Gedung Sat Tahti Polda Babel.

Informasi yang diperoleh bangkapos.com, ada dua terduga teroris asal Bangka Belitung (Babel), yang ditangkap Densus 88 Anti Teror Polri, ketika itu.

Keduanya adalah Sumarsono alias Sono (S), Warga Gang Kweni RT 01, Kelurahan Gajahmada dan Agus Setianto (AS), Warga Desa Kace, Kecamatan Mendobarat, Bangka.

Keduanya sama sama berprofesi sebagai penjual air bersih.

Berdasarkan foto yang beredar, saat ditangkap mata keduanya sempat terikat lakban.

Sumarsono tampak mengenakan kaus bewarna hitam.  Sementara, Agus mengenakan kaos abu abu.

Sementara, tangan keduanya diikat menggunakan dua lapis tali teist.

Sedangkan bagian kaki keduanya menjulur, namun kaki Sumarsono, tidak terlihat diikat.

Pada foto, kaki Agus, tidak terlihat lantaran tertutup kursi.

Saat itu Agus, tampak duduk di lantai seraya menjulurkan kakinya.

"Waktu ditangkap dan diamankan matanya keduannya ditutup lakban, tangannya diikat karena untuk (penangkapan -red) terduga teroris memang seperti itu," kata Kabid Humas Polda Babel, Kombes (Pol) Maladi.

Suasana rumah AS (44) terduga teroris di , setelah dilakukan penggeledahan di RT. 01, Dusun II, Desa Kace, Kabupaten Bangka. (Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)
Belum Masuk Sel Tahanan

AS satu terduga teroris yang kabur, Kamis (01/07/2021) dini hari tadi, diketahui belum sampai masuk ke sel tahanan Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Informasi yang diperoleh harian ini, saat itu Warga Gang Rintis, Desa Kace, Kecamatan Mendobarat tersebut kabur saat menjalani pemeriksaan oleh penyidik Densus 88 anti teror.

AS, diketahui kabur melalui jendela ruang pemeriksaan kantor Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Menurut keterangan seorang petugas jaga tahanan yang diperoleh harian ini, nama AS belum masuk terdata di papan tulis tahanan Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Kemungkinan, menurutnya saat itu AS tengah menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

"Kalau namanya AS belum ada masuk sini (sel tahanan), mungkin masih pemeriksaan makanya belum masuk ke sini," kata seorang anggota piket yang berjaga di sel tahanan Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Di sel tahanan harian ini juga sempat bertemu, petugas yang jabatannya disebut sebagai kanit. Namun, dirinya tidak bisa memberikan komentar soal kaburnya AS, mengingat bukan domain dan kewenangannya.

"Mohon maaf saya tidak bisa komentar soal itu, karena bukan kewenangan dan kapasitas saya, terimakasih," ujarnya.

Ciri-ciri dan Foto AS Terduga Teroris

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, meminta media membantu menyebarkan foto terakhir As, satu dari terduga jaringan teroris Babel, sebelum kabur, Kamis (02/07/2021).

Bedasarkan foto yang diterima harian ini dari Kabid Humas Polda Babel, Kombes Pol Maladi,  terakhir AS mengenakan kaos abu-abu polos.

Potongan rambutnya gondrong dan terurai. Sementara panjang rambutnya sebatas bahu. Selain itu, AS juga nampak memiliki janggut.

Di pipi kiri juga terdapat tahi lalat yang berukuran cukup besar.

"Nanti saya berikan fotonya melalui kabid humas, foto yang terbaru dengan penampilan yang saat ini, pada waktu dia diperiksa sehingga masyarakat bisa melihat yang real," kata Anang.

"Kalau foto-foto yang kemarin kan dia waktu di facebook media sosial, ini foto-foto terbaru tolong sebarkan sekalian ya enggak apa-apa, ingatkan kepada masyarakat apabila menjumpai bersangkutan atas nama Agus Setianto ya, supaya dilaporkan ke kepolisian terdekat," imbuhnya.

"Intinya jangan melindungi, melidungi dia sama dengan turut serta melakukan tindakan terorisme," tegas Anang.

Jangan Bantu Pelarian

Sebelumnya Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, membenarkan AS satu dari dua terduga teroris jaringan Babel, melarikan diri dari Polda Babel.

Menurut Anang, AS melarikan diri dari ruang pemeriksaan penyidik Densus 88 anti Teror Polri, di Gedung Sat Tahti Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (1/7/2021) dini hari tadi.

"Emang kemarin waktu pemeriksaan yang bersangkutan (AS) melarikan diri sekarang ini dalam pengejaran dan terus kita pengembangan, karenakan jaringan teroris ini pasti ada juga campur tangan orang-orang sekitarnya," kata Anang, di Mapolda, Jumat (2/7/2021).

Anang, mengimbau agar masyarakat tidak membantu proses pelarian As.  Pasalnya jika terbukti, bisa dikenakan sanksi pidana.

Sejumlah barang bukti yang ditemukan polisi dari kediaman As di kawasan Kace. (Ist/Polda Babel)
Anang, juga meminta masyarakat melapor ke pihak kepolisian terdekat jika melihat atau mengetahui keberadaan AS.

"Kami juga minta bantuan rekan media menginformasikan pelarian pelaku ini, kepada masyarakat jangan membantu melindungi pelarian terduga pelaku teroris ini, karena kalau terbukti bisa kena undang-undang terorisme," imbuhnya.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra/Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved