Waspadai 9 Gejala Tumor Otak
Sakit kepala tumor otak cenderung tumpul dan persisten, dengan sakit kepala berdenyut yang lebih jarang terjadi.
BANGKAPOS.COM - Tumor otak adalah massa atau pertumbuhan sel tidak normal di otak.
Melansir Mayo Clinic, tumor otak bisa jinak atau ganas.
Tumor otak yang bersifat non-kanker dikenal sebagai tumor otak jinak.
Sementara itu, tumor otak yang bersifat kanker dikenal sebagai tumor otak ganas.
Baca juga: Awas, 7 Faktor Gaya Hidup Ini Bisa Jadi Penyebab Penyakit Jantung
Tumor otak ini dapat dimulai di otak itu sendiri (tumor otak primer) atau kanker dapat dimulai di bagian lain di tubuh dan menyebar ke otak (tumor otak sekunder atau metastasis).
Seberapa cepat tumor otak tumbuh bisa sangat bervariasi.
Tingkat pertumbuhan serta lokasi tumor otak menentukan bagaimana hal itu akan memengaruhi fungsi sistem saraf.
Begitu massa tumor tumbuh dan menyerang satu lokasi tertentu, gejala penyakit mulai muncul.
Gejala tumor otak
Dilansir dari Very Well Health, gejala tumor otak jinak dan tumor otak bisa sangat mirip.
Gejala mungkin timbul karena gangguan pada area tertentu otak di mana tumor berada atau peningkatan tekanan intrakranial, yaitu tekanan di dalam dan di sekitar otak.
Misalnya, tumor di area otak yang memproses penglihatan dapat menyebabkan penglihatan ganda.
Adapun tumor di area otak yang mengontrol keseimbangan dapat menyebabkan inkoordinasi.
Peningkatan tekanan intrakranial bukan hanya dapat menghasilkan berbagai gejala yang memengaruhi area otak yang dekat dengan tumor otak, tetapi juga area otak yang terletak relatif jauh dari tumor otak.
Baca juga: Sudah Tahukah Beda Batuk Kering Biasa dan Gejala Covid-19?
Gejala tumor otak bisa jadi sangat ringan atau parah hingga mengancam jiwa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ilustrasi-sakit-kepala-b.jpg)