Ikan Pari

Begini Cara Mengobati Sengatan Ekor Ikan Pari

Ekor ikan pari memiliki susunan racun yang dapat menyebabkan timbulnya reaksi dalam tubuh seseorang saat terkena sengatan

Pixabay
Ilustrasi ikan pari 

BANGKAPOS.COM - Ada berbagai ancaman yang dapat melukai saat anda sedang menyelam atau berenang di laut. Satu diantaranya ialah, tersengat oleh ekor ikan pari

Hewan laut yang  datar dan pipih ini ternyata memiliki tulang belakang dan ekor pari tersebut mampu menghasilkan sengatan kuat dan sangat menyakitkan apabila tersengat pada mahluk hidup lain.

Hal ini karena ekor ikan pari memiliki susunan racun yang dapat menyebabkan timbulnya reaksi dalam tubuh seseorang saat terkena sengatan. 

Susunan racun yang terkandung dalam sengatan ikan pari terdiri dari enzim 5-nucleotidase, fosfodiesterase, dan serotonin neurotransmitter. 

Ketika tersengat ikan pari, racun yang masuk dapat menyebabkan otot polos berkontraksi terus-menerus serta membuat sel dalam tubuh mati dalam waktu yang cepat. Oleh karena itu, jika seseorang tersengat ikan pari, ia harus mendapatkan pertolongan medis segera agar tak menimbulkan hal yang fatal.

Racun yang masuk ke rongga perut, dada, atau hati akan sangat berbahaya—seperti yang menimpa mendiang Steve Irwin, aktivis lingkungan serta presenter “Crocodile Hunter” yang ternama.  Duri ikan pari menancap tepat di jantungnya. Ketika racun merusak jaringan dekat organ penting di area tersebut, tidak heran dapat berakibat fatal.

Ikan pari memiliki ekor yang sangat fleksibel yakni mampu bergerak dan menekuk di segala arah secara cepat. Ikan pari biasanya akan menyengat bila ia merasa terganggu atau tak sengaja diinjak. Biasanya, saat merasa terancam ikan pari akan langsung menggunakan ekornya untuk menyerang.

Anda harus berhati-hati saat sedang menyelam, pasalnya, apabila terkena sengatan ekor pari, anda dapat mengalami suatu reaksi dalam tubuh.  Sengatan ikan pari yang berasal dari ekornya tersebut dapat menyebabkan nyeri, kulit robek hingga kerusakan jaringan yang parah. 

Biasanya, telapak kaki dan pergelangan kaki. Hal imerupakan bagian tubuh yang paling sering disengat ikan pari.

Hal ini karena ikan pari  bersembunyi di bawah pasir sehingga kebanyakan orang sulit mendeteksi keberadaannya.Hal tersebut secara tak sadar membuat seseorang tak sengaja menginjak tubuhnya. 

Sebagian besar kasus jarang berakibat fatal. Rasa sakitnya akan parah dan segera muncul, biasanya memuncak dalam satu atau dua jam namun bisa bertahan hingga 48 jam.

Selain rasa sakit, korban kemungkinan akan berdarah dan mengalami pembengkakan, perubahan warna di lokasi luka, tekanan darah rendah, berkeringat, mual, pusing, sakit kepala, dan kram otot.

Gejala yang lebih parah termasuk kejang, kelumpuhan, penyimpangan irama jantung, dan terkadang, kematian.

Berikut merupakan  langkah mengobati sengatan ikan ekor pari 

1. Bersihkan Luka dengan Air

Saat anda baru saja mengalami sengatan ekor pari, segera bersihkan luka dengan air yang ada (dapat dibersihkan dengan air laut) dengan cara mengguyurkan air ke bagian yang luka.

Hal ini untuk membersihkan luka atau membuang duri dan fragmen tulang ikan pari yang mungkin tertinggal di dalam luka. 

Berikan sedikit tekanan pada bagian tubuh yang disengat ikan pari untuk memperlambat perdarahan dan mendorong racun keluar tubuh.

2. Rendam Luka dengan Air hangat

Perendaman dengan air hangat dapat menetralkan racun sekaligus pereda nyeri yang dialami sesaat setelah mengalami sengatan ekor pari. Suhu air hangat yang disarankan adalah sekitar 40 derajat Celsius. Rendamlah luka maksimal selama 90 menit. 

3. Cuci Luka dengan Air dan Sabun

Cara mengobati sengatan ikan pari berikutnya terkait dengan pencegahan kontaminasi.  Hal ini penting untuk mencegah kontaminasi bakteri pada luka.

Nah, untuk mematikan bakteri, cucilah luka dengan air mengalir dan sabun dengan cara menggosokkan luka secara perlahan dengan sabun, lalu bilas dengan air bersih yang mengalir. 

4. Meminimalkan Perdarahan

Ekor ikan pari bisa membuat tusukan yang cukup dalam. Bila terjadi perdarahan tekan dengan kasa atau kain. Kehilangan darah yang berat dapat berakibat fatal. Sebaiknya, jangan menutup luka rapat-rapat karena bisa membuat infeksi berat bila masih ada kuman di dalam luka.

5. Minta Pertolongan Medis

Sembari melakukan pertolongan pertama akibat sengatan ekor pari, ada baiknya anda juga sesegera mungkin mendapatkan pertolongan medis  apalagi jika serpihan duri tidak bisa dilepaskan atau terlalu kuat untuk dilepas. Dokter akan melakukan serangkaian fisik supaya bisa menentukan pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi Anda.

Bila dokter mencurigai adanya duri ikan pari yang tertinggal di dalam kulit Anda, dokter mungkin akan meminta Anda untuk menjalani foto rontgen dengan sinar X, USG, atau MRI.

Itulah beberapa cara untuk mengobati diri apabila terkena sengatan ekor pari. Kuncinya adalah jangan panik, dan tetap tenangi diri anda saat terkena sengatan ekor pari.

Anda juga dapat melakukan cara penghindaran agar tak terkena sengatan ekor ikan pari ketika menyelam, yakni dengan melakukan "stingray shuffle." Stingray shuffle adalah menggoyangkan kaki kita di sepanjang dasar laut. Hal ini akan membuat ikan pari takut dan menyingkir.

(Bangkapos.com/Vigestha Repit)

Sumber: bangkapos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved