Asam Lambung
Benarkah Konsumsi Cuka Apel dan Menetralkan Asam Lambung? Simak Penjelasan Berikut Ini
Cuka apel merupakan cairan yang dibuat dengan cara melumatkan apel dan memeras cairannya
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM - Cuka apel atau vinegar digadang-gadang menjadi suatu produk herbal yang dapat memberi khasiat terhadap berbagai macam penyakit.
Hal ini karena sejak zaman Yunani kuno, cuka dari buah apel sudah menjadi satu diantara bahan pengobatan yang banyak dipakai oleh ahli kesehatan terdahulu.
Cuka apel merupakan cairan yang dibuat dengan cara melumatkan apel dan memeras cairannya. Setelah cairan apel didapat, kemudian akan dimasukkan bakteri dan ragi ditambahkan ke dalam cairan untuk memulai proses fermentasi alkohol.
Selain itu ditambahkan juga gula dalam cairan apel yang akan diubah menjadi alkohol. Dalam proses fermentasi kedua, alkohol diubah menjadi cuka oleh bakteri pembentuk asam asetat (acetobacter).
Cuka yang diperoleh dari proses fermentasi panjang ini juga menyisakan komponen seperti asam asetat, asam gallic, katekin, dan lain-lain. Ini menjadikan cuka memiliki manfaat sebagai antioksidan serta antibakteri.
Nutrisi lain yang terkandung di dalam cuka apel antara lain, magnesium, zat besi, fosfor, mangan, asam amino, antioksidan dan kalori (3 kalori per sendok).
Cuka apel mulai kembali dimanfaatkan oleh masyarakat dan dikonsumsi untuk menjaga kesehatan tubuh.
Cuka apel dikabarkan dapat membantu mengobati berbagai macam penyakit, diantaranya dapat menurunkan berat badan, mengatur kadar gula dalam darah, diare, hingga menjaga kesehatan jantung.
Bahkan, cuka apel disebut-sebut mampu mengatasi pencernaan dan asam lambung.
Penyakit asam lambung merupakan kondisi di mana asam lambung meningkat dan naik ke kerongkongan, sehingga timbul rasa panas dan tidak nyaman di dada, batuk, mulut terasa pahit, mual, muntah, dan lainnya.
Apabila mengalami penyakit asam lambung, anda dapat mengonsumsi cuka apel untuk membantu menghilangkan gejalanya dengan memasukkan lebih banyak asam ke dalam saluran pencernaan untuk mencegah aliran balik asam.
Dilansir dari Cleveland Clinic, tips yang dilakukan untuk mengonsumsi cuka apel yakni dengan cara mencampurkan satu sendok teh cuka apel ke dalam secangkir air hangat.
Minuman ini bisa dikonsumsi sebelum atau setelah makan sehingga bisa menenangkan asam lambung. Cuka yang tinggi kalium dikabarkan dapat membantu untuk menetralkan asam lambung. Jika terlalu kuat, dapat mengurangi jumlah cuka sampai menjadi terbiasa.
Untuk yang baru pertama kali mengkonsumsi cuka apel, anda juga dapat mencampurkan cuka apel sebanyak satu sendok teh kedalam satu gelas air untuk menghindari efek rasa nyeri di ulu hati.
Namun penggunaan cuka apel atau obat-obatan herbal lainnya sebagai pengobatan GERD, belum terbukti lebih efektif dibanding obat medis yang ada saat ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/freepik-rekomendasi-makanan-sehat-dan-mudah-didapat-untuk-penderita-asam-lambung.jpg)