Minggu, 19 April 2026

Ikan Pari

Jangan Panik Jika Terkena Sengatan Ekor Ikan Pari, Begini Cara Menanganinya

Sengatan berupa tangkai tajam dan berbisa di ekor ikan pari. Sengat ini berguna sebagai senjata untuk mempertahankan diri saat merasa terancam

Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Iwan Satriawan
Pixabay
Ikan pari di laut 

Hal ini karena ikan pari  bersembunyi di bawah pasir sehingga kebanyakan orang sulit mendeteksi keberadaannya.Hal tersebut secara tak sadar membuat seseorang tak sengaja menginjak tubuhnya. 

Sebagian besar kasus jarang berakibat fatal. Rasa sakitnya akan parah dan segera muncul, biasanya memuncak dalam satu atau dua jam namun bisa bertahan hingga 48 jam.

Selain rasa sakit, korban kemungkinan akan berdarah dan mengalami pembengkakan, perubahan warna di lokasi luka, tekanan darah rendah, berkeringat, mual, pusing, sakit kepala, dan kram otot.

Gejala yang lebih parah termasuk kejang, kelumpuhan, penyimpangan irama jantung, dan terkadang, kematian.

Berikut merupakan  penanganan yang harus dilakukan apabila tersengat ikan ekor pari 

1. Bersihkan Luka dengan Air

Saat anda baru saja mengalami sengatan ekor pari, segera bersihkan luka dengan air yang ada (dapat dibersihkan dengan air laut) dengan cara mengguyurkan air ke bagian yang luka.

Hal ini untuk membersihkan luka atau membuang duri dan fragmen tulang ikan pari yang mungkin tertinggal di dalam luka. 

Berikan sedikit tekanan pada bagian tubuh yang disengat ikan pari untuk memperlambat perdarahan dan mendorong racun keluar tubuh.

2. Rendam Luka dengan Air hangat

Perendaman dengan air hangat dapat menetralkan racun sekaligus pereda nyeri yang dialami sesaat setelah mengalami sengatan ekor pari. Suhu air hangat yang disarankan adalah sekitar 40 derajat Celsius. Rendamlah luka maksimal selama 90 menit. 

3. Cuci Luka dengan Air dan Sabun

Cara mengobati sengatan ikan pari berikutnya terkait dengan pencegahan kontaminasi.  Hal ini penting untuk mencegah kontaminasi bakteri pada luka.

Nah, untuk mematikan bakteri, cucilah luka dengan air mengalir dan sabun dengan cara menggosokkan luka secara perlahan dengan sabun, lalu bilas dengan air bersih yang mengalir. 

4. Meminimalkan Perdarahan

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved