Breaking News:

Advertorial

Prodi BKI IAIN SAS Bangka Belitung Melakukan Pengabdian Masyarakat di Desa Labu

Selain Pengajaran dan Penelitian, Pengabdian Masyarakat merupakan salah satu Tridharma Perguruan Tinggi yang seharu

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: khamelia
IAIN SAS Bangka Belitung
Kegiatan Program Pengabdian masyarakat, mengusung tema "Mindfulness Therapy Untuk Meningkatkan Imunitas Remaja di Masa Covid-19" di balai desa labu Kecamatan Puding Besar, selasa, (06/07/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Selain Pengajaran dan Penelitian, Pengabdian Masyarakat merupakan salah satu Tridharma Perguruan Tinggi yang seharusnya diimplementasikan. Oleh karena salah satu luaran yang penting dalam pendidikan tinggi adalah adanya pengabdian kepada masyarakat dimana salah satunya bermanfaat sebagai sinergi perguruan tinggi dan masyarakat.

Mahasiswa yang terhimpun di Prodi Bimbingan dan Konseling Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung melakukan pengabdian masyarakat di desa labu Kecamatan Puding Besar. 

Pengabdian masyarakat kali ini mengusung tema "Mindfulness Therapy Untuk Meningkatkan Imunitas Remaja di Masa Covid-19" kegiatan ini diadakan di balai desa labu Kecamatan Puding Besar pada hari selasa, (06/07/2021).

Kegiatan dihadiri oleh kurang lebih 30 peserta yang berasal dari ikatan remaja masjid desa labu dan pusat informasi konseling remaja desa labu Kecamatan Puding Besar.

Eva Harista,M.Pd selaku Kaprodi Bimbingan dan Konseling Islam dalam sambutannya mengatakan bahwa sebagai mahasiswa BKI yang nantinya tidak terlepas dengan kegiatan sosial. dengan diadakan kegiatan seperti ini harapannya dapat mengajarkan mahasiswa terkhususnya mahasiswa bimbingan dan konseling islam untuk dapat mengetahui bagaimana cara bermasyarakat. 

Berbicara mengenai remaja, remaja tentu tidak terlepas dari masa coba-coba baik coba-coba dalam hal positif maupun negatif. kemajuan teknologi sekarang ini tidak bisa kita elakkan disini perhatian dan bimbingan orang tua maupun orang disekitarnya sangatlah penting karena agar remaja bisa mengontrol diri untuk tidak melakukan hal-hal negatif yang dapat mengganggu kesehatan remaja. mengawasi  remaja dan memberi bimbingan yang baik kepada remaja perlu juga dilakukan agar remaja tidak terlalu larut dalam menggunakan teknologi terlebih lagi menggunakan internet dan sosial media, ujar Eva.

Pemerintah desa tentunya menyambut baik kegiatan ini, karena kegiatan seperti ini sangat sesuai di lakukan di masa pandemi seperti sekarang ini dimana seperti yang kita ketahui bahwa kebanyakan remaja lebih banyak menghabiskan waktunya dengan bermain game online dan bersosial media sehingga sosialisasi antar remaja menjadi berkurang. "ujar Ahmad Zainudin Kepala desa Labu dalam sambutannya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved