Rabu, 27 Mei 2026

Kesehatan

CARA Mengatasi Flu, Demam, dan Meriang yang Gejalanya Sangat Mirip dengan Virus Corona

Berikut cara mengatasi penyakit flu, demam, dan meriang secara gampang dan alami

Tayang:
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Alza Munzi
Freepik
Ilustrasi seseorang mengalami demam 

BANGKAPOS.COM - Hampir semua orang pernah mengalami flu, demam, dan meriang.

Penyakit ini memang bisa menyerang siapa saja saat dalam keadaan tubuh yang kurang fit. 

Namun, akhir-akhir ini penyakit tersebut kerap disebut-sebut menjadi gejala dari terpaparnya virus corona.

Padahal belum tentu orang yang sedang mengalami flu, demam, dan meriang terinfeksi oleh Covid-19.

Flu adalah infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan bagian atas, yaitu hidung dan tenggorokan.

Virus penyebab flu biasa berasal dari golongan rhinovirus yang menyerang saluran pernapasan.

Virus ini menyebar dari manusia ke manusia lainnya melalui percikan cairan yang dikeluarkan ke udara oleh penderitanya saat batuk, bersin, atau berbicara.

Umumnya, keluhan yang muncul datang dari hidung dan tenggorokan (saluran pernapasan atas).

Gejala yang ditimbulkan biasanya ialah bersin-bersin, hidung tersumbat dan berair, sakit tenggorokan, sakit kepala ringan, batuk, demam (jarang).

Gejala tersebut biasanya muncul 1–3 hari setelah terpapar virus dari orang lain yang sedang sakit.

Sementara itu demam merupakan gejala dimana terjadinya peningkatan suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius yang umumnya merupakan respons tubuh terhadap penyakit. 

Demam biasanya disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya imunisasi, infeksi virus dan bakteri, misalnya meningitis, tifus, disentri, cacar air, dan infeksi saluran kemih.

Termasuk juga demam berdarah, malaria, dan chikungunya, berdiri terlalu lama di bawah sinar matahari, arthritis dan hipertiroidisme (kelenjar tiroid yang terlalu aktif) kanker, leukimia dan paru-paru.

Meriang merupakan keadaan tubuh dimana menimbulkan sensasi yang menggigil, tidak nyaman dan nyeri diseluruh tubuh.

Kondisi ini kerap sering dialami pada orang yang kelelahan, dan terkena infeksi kuman. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved