Asam Lambung
Ketahui 5 Penyebab Asam Lambung Naik
Gejala yang ditimbulkan akibat tingginya asam lambung adalah nyeri atau perih pada perut bagian kiri, mual, muntah, kembung, heartburn
BANGKAPOS.COM - Lambung adalah organ yang berfungsi membantu proses percernaan makanan yang Anda konsumsi.
Salah satu mekanismenya adalah dengan memproduksi asam lambung.
Asam lambung berfungsi untuk memecah makanan agar lebih mudah diserap oleh tubuh.
Selain itu, asam lambung juga mampu membunuh hampir semua mikroorganisme yang masuk ke tubuh melalui makanan.
Komponen utama dari asam lambung adalah asam hidroklorida.
Produksi asam lambung terjadi secara alamiah dan dikontrol oleh sistem saraf dan hormon.
Terkadang, ada beberapa kondisi yang memicu lambung memproduksi terlalu banyak asam lambung dan menimbulkan beberapa gejala yang tidak mengenakkan.
Gejala asam lambung
Gejala yang ditimbulkan akibat tingginya asam lambung adalah nyeri atau perih pada perut bagian kiri, mual, muntah, kembung, heartburn atau sensasi perih dan terbakar di kerongkongan dan dada, diare, serta nafsu makan menurun.
Baca juga: Asam Lambung Naik? Coba Atasi Dengan 3 Cara Ini
Tingginya asam lambung beresiko menimbulkan penyakit pada lambung seperti ulser peptik, gastroesophageal reflux disease (GERD), hingga perdarahan saluran cerna.
Dilansir dari Health Line (11/5/2020), berikut beberapa penyebab meningkatnya asam lambung.
1. Hipersekresi akibat meminum obat-obatan
Beberapa orang yang sering mengalami naiknya asam lambung, mereka akan sering meminum obat-obatan untuk mengatasi gejala tersebut.
Salah satu obatnya adalah H2 blocker, contohnya ranitidin yang saat ini sudah ditarik dari peredaran karena terkontaminasi NDMA.
Terdapat temuan bahwa obat ini memang menurunkan asam lambung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/freepikcom-iiiilustrasi-asam-lambung.jpg)