Minggu, 31 Mei 2026

WhatsApp

Begini Cara Mudah Agar Tidak Dimasukkan ke Grup WhatsApp Tanpa Izin

Ada tiga pilihan yang tersedia soal siapa saja yang bisa langsung mengundang pengguna ke dalam sebuah grup, yakni "Everyone" yang berarti semua ...

Tayang:
The Verge
Ilustrasi WhatsApp (The Verge) 

Begini Cara Mudah Agar Tidak Dimasukkan ke Grup WhatsApp Tanpa Izin

BANGKAPOS.COM -- Bagi Anda pengguna aplikasi WhatsApp atau biasa disingkat WA, tentunya penah mengalami yang namanya dimasukkan ke dalam group, meski tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Bagi sebagian pengguna yang dimasukkan ke dalam grup tanpa izin tentunya hal ini sangat menyebalkan.

Namun, tahukah Anda, kini WhatsApp ternyata memiliki fitur untuk membatasi agar tidak dimasukkan ke dalam grup tanpa izin. 

Adapun fitur ini bisa ditemukan dengan mudah di halaman setting akun pengguna WhatsApp.

Untuk cara mengaturnya pun tidak sulit.

Baca juga: Jangan Panik Jika Akun WhatsApp Anda Diretas, Begini Cara Mudah Mengatasinya

Cara Mudah Kirim Pesan WhatsApp Tanpa Harus Menyimpan Nomor, Cukup Lakukan Hal ini

Baca juga: Begini Cara Gampang Menyembunyikan Chat di WhatsApp, Tak Perlu Pakai Blokir Kontak Lho

Pengguna cukup membuka menu "Settings", kemudian pilih "Account". Setelah itu klik opsi "Privacy" dan pilih "Groups".

Ada tiga pilihan yang tersedia soal siapa saja yang bisa langsung mengundang pengguna ke dalam sebuah grup, yakni "Everyone" yang berarti semua orang tanpa pembatasan, "My contacts" alias hanya mereka yang ada di daftar kontak, dan "Nobody" atau tak ada sama sekali.

Apabila admin sebuah grup ingin memasukkan pengguna WhatsApp yang membatasi undangan, admin tersebut harus mengirim link undangan grup kepada pengguna tersebut.

Pengguna yang mendapat link undangan grup tadi lantas bisa menimbang-nimbang apakah akan ikut bergabung dengan mengklik tautan undangan atau tidak. Invitation link ini berlaku selama 72 jam.

Baca juga: Tak Perlu Blokir Kontak, Begini Cara Menyembunyikan Chat di WhatsApp

Baca juga: Cara Mudah Download dan Install WhatsApp Desktop, Bisa untuk Windows dan Mac

Baca juga: Cara Mengatasi Link yang Tidak Bisa Dibuka di WhatsApp & Ciri-ciri Nomor WA Kamu Telah Diblokir

Sebelumnya tidak adanya batasan bagi admin grup WhatsApp untuk menambah orang lain ke dalam grup disinyalir sering menjadi sarana penyebaran hoaks atau spam.

Fitur pembatasan grup ini sudah diuji coba di aplikasi WhatsApp iOS dan Android sejak versi beta 2.19.55, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Venture Beat, Selasa (13/7/2021). 

ilustrasi WhatsApp user(slashgear.com)
ilustrasi WhatsApp user(slashgear.com) (slashgear.com)

Pastikan juga untuk update WhatsApp ke versi teranyar lewat Google Play Store atau Apple App Store agar tidak melewatkan pembaruan ini.

Ini Cara Gampang Kembalikan Pesan-Pesanmu yang Hilang di WhatsApp

Perkembangan teknologi membuat orang semakin mudah melakukan banyak hal.

Termasuk cara berkirim pesan, teknologi menawarkan kemudahan termasuk aplikasi WhatsApp.

Tetapi, seringkali pengguna WhatsApp tak sengaja menghapus pesan-pesan yang ternyata penting untuk disimpan.

Hal tersebut kerap membuat pengguna kebingungan bagaimana cara agar dapat kembali mendapat pesan-pesan WhatsApp yang hilang tersebut.

Baca juga: Tiga Cara Membuat Sound of text di WhatsApp, Dapat Menggunakan Suara Pria dan Wanita

Baca juga: Anda Ingin Menghilangkan Bio WhatsApp di Android dan iPhone? Begini Cara Mudahnya, Nggak Pakai Ribet

Ternyata ada cara mudah bagaimana agar pesan-pesan yang telah hilang di aplikasi WhatsApp dapat kembali hadir dalam gawai Anda.

Simak cara mudah mengembalikan pesan WhatsApp yang terhapus berikut ini.

Miliki data back up obrolan WhatsApp

Anda dapat melakukan pemulihan WhatsApp apabila data yang dibuat saat pesan penting itu masih ada.

Adanya fitur back up yang bekerja otomatis dalam mengembalikan pesan-pesan yang hilang dalam WhatsApp.

Biasanya fitur back up ini menyimpan datanya di dalam memori internal atau dalam SD Card.

Untuk menemukan fitur tersebut secara manual, anda dapat menuju menu Settings, ke bagian Chat and Calls, lalu pilih Back Up Chats.

Dalam item tersebut akan terdapat keterangan kapan terakhir kali anda melakukan pencadangan data.

Unduh Aplikasi File Explorer

Aplikasi file explorer adalah aplikasi yang berguna untuk menjelajahi file eksternal di gawai anda.

Adanya aplikasi tersebut semua berhubungan dengan kemudahan mengelola dan mengatur file.

Jika aplikasi tersebut tidak tersedia di gawai anda, jangan khawatir, anda masih dapat mengunduhnya melalui playstore.

Jika telah memiliki aplikasi tersebut, anda dapat membukanya lalu mencari  folder WhatsApp dan carilah file bernama Databases.

Databases yang dimiliki harus berisi back up chat

Anda cukup memilih tanggal ketika pesan penting itu sudah datang dan belum terhapus.

Pada back up diberi nama msgstore-(tahun)-(bulan)-(tanggal).1.db.crypt8.

Ilustrasi
Ilustrasi (tribun bali/dwisuputra)

Kemudian keterangan waktu, tahun-tanggal-bulan menyesuaikan dengan waktu melakukan back up otomatis atau manual.

Misalnya, pesan penting itu datang pada 5 Agustus 2015 dan back up otomatis dilakukan setiap pukul 4.00 pagi.

Maka pesan-pesan yang diterima pada 5 Agustus 2015 bisa kamu temukan pada backup otomatis tanggal 5 Agustus 2015, pukul 4.00 pagi.

Namun pesan yang diterima setelah waktu backup otomatis itu belum tersimpan.

Kecuali kamu sudah memasuki waktu back up otomatis berikutnya.

Misalnya, bila anda kehilangan pesan itu pada 7 Agustus 2015, katakanlah jam 12 siang,  anda cukup pilih data bernama "msgstore-

2015-08-05.1.db.crypt8" lalu menggantinya menjadi "msgstore.db.crypt8".

Install ulang WhatsApp dan masukan nomor kamu seperti biasanya

Cara lain untuk memulihkan pesan-pesan yang telah hilang adalah dengan menginstall ulang WhatsApp dan masukan nomor yang Anda gunakan seperti biasa.

Aplikasi akan mendeteksi keberadaan database percakapan lama dan bertanya apakah kamu ingin memulihkannya.

Selanjutnya pilih opsi "Restore" dan proses pemulihan akan berjalan, dan pesan-pesan akan pulih sesuai dengan tanggal database yang sudah diubah tadi. 

(*/ Kompas.com/ bangkapos.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved