Kamis, 23 April 2026

Bangka Pos Hari Ini

BPBD Beltim Drop 28 Bed Tempat Isolasi Darurat, RSUD Tanjungpandan Tambah 2 Ruangan Isolasi

BPBD Beltim sudah menyiapkan 28 bed dan tenda besar di Balai Kesehatan Jiwa Masyarakat (BKJM) Desa Selinsing, Gantung, Senin (12/7).

Editor: Fitri Wahyuni
Bangka Pos/Dede Suhendar
IGD COVID-19 - Suasana lobi gedung B RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan diubah menjadi IGD Covid-19 darurat, Senin (12/7). 

BANGKAPOS.COM - Badan Penanggu­langan Bencana Daerah (BPBD) Belitung Timur sudah menyiapkan 28 bed dan tenda besar di Balai Kesehatan Jiwa Masyarakat (BKJM) Desa Selinsing, Gantung, Senin (12/7).

Plt Kepala Pelaksana Ha­rian BPBD Beltim Surya Mulyana mengatakan kesiapan gedung dan tempat tidur sudah 70 persen siap digunakan.

“Hari ini kita drop 28 bed untuk persiapan jadi tempat isolasi darurat bagi pasien Covid-19 bergejala sedang. Untuk peralatan medis, listrik, air dan tenaga medis akan disiapkan oleh RSUD,” kata Surya.

Dihubungi terpisah, Direktur RSUD Belitung Timur dr Vonny Primasari mengatakan saat ini pihaknya dan Dinas Kesehatan setempat sedang menyiapkan tenaga kese­hatan yang akan bertugas di tempat tersebut.

Baca juga: Wakil Bupati Isyak Meirobie Menyoroti Keterbatasan Jumlah Nakes dan Suplai Oksigen

“Disiapkan 28 kasur, namun untuk tempat tidur pasien ada 18. Yang pasti gedung BKJM atau ruang isolasi 2 itu akan digunakan saat ruang isolasi 1 di RSUD sudah penuh pasien yang dirawat,” kata dr Vonny.

Pengalihan fungsi tempat ini menjadi tempat pera­watan pasien Covid-19 didasarkan pada kapasitas ruang isolasi yang terbatas di RSUD Belitung timur yang hanya ada delapan bed.

Hal ini juga berkaitan dengan dkeluarkannya kebijakan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro sehingga harus ada antisipasi lonjakan kasus covid-19 yang butuh perawatan di Belitung Timur.

Baca juga: Daftar CPNS Baca Dulu Syarat-syaratnya, 29 Persen Pelamar CPNS Tidak Memenuhi Persyaratan

Baca juga: KBM Tatap Muka SMP di Kabupaten Bangka, Hari Pertama Tahun Ajaran Baru Lancar

MANAJEMEN RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan, Kabupaten Belitung kembali menyampaikan laporan situasi terkini tempat tidur pasien Covid-19.

Berdasarkan update hingga pukul 14.00 WIB, Senin (12/7), jumlah pasien 57 orang dengan sisa 13 tempat tidur dari lima ruangan isolasi.

Sedangkan jumlah pasien sebelumnya 45 orang, pasien keluar tiga orang, meninggal dunia tiga orang dan pasien baru 18 orang.

“Kondisi terakhir 57 orang, ada yang meninggal dunia, pulang dan alih rawat. Untuk sisa tempat tidur berjumlah 13 dari lima ruangan isolasi,” ujar Direktur RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan dr Hendra.

Ia mengatakan puncak lonjakan pasien Covid-19 terjadi pada Minggu (11/7) malam dengan kondisi empat ruangan isolasi penuh.

Akhirnya manajemen menggelar rapat dan memutuskan membuka dua ruangan isolasi tambahan yaitu isolasi E dan F dengan kapasitas masing-masing 16 tempat tidur.

Baca juga: Pemkab Bangka Tengah Validasi Data Pengguna Gas Elpiji 3 Kilogram

Baca juga: RSUD Basel Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Tambah Ruang Rawat dan Tenaga Medis

Namun untuk sementara hanya ruangan isolasi E yang dibuka.

“Iya isolasi E dulu dibuka karena pertimbangan sarana prasarana dan jumlah nakes yang ada,” kata Hendra.

Selain itu, lanjutnya, manajemen juga membuka bangsal IGD Covid-19 darurat memanfaatkan lobi gedung B. IGD tersebut difungsikan sebagai tempat triase atau pemeriksaan awal pasien Covid-19 sebelum masuk ruang isolasi.

“Kami memang belum pernah menga­lami kondisi seperti ini walaupun semuanya telah diprediksi dari awal,” katanya. ( (s1/dol)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved