Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Rekor Baru Kasus Meninggal Dunia Akibat Covid-19 di Babel Hari Ini Bertambah 17 Orang

Rekor baru kasus harian meninggal dunia akibat Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung kembali bertambah.

Penulis: Riki Pratama | Editor: khamelia
IST/Satgas Covid-19 Babel
Petugas pengubur jenazah menguburkan jenazah pasien terkonfirmasi Covid-19 dan hari ini tercatat rekor baru kasus harian meninggal dunia akibat Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung bertambah 17 orang pada, Selasa (20/7/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Rekor baru kasus harian meninggal dunia akibat Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung kembali bertambah.

Berdasarkan data yang dilansir dari Satgas Covid-19 Babel, kasus meninggal dunia sebanyak 17 orang pada Selasa (20/7/2021) hari ini.

17 orang meninggal tersebut tersebar di beberapa kabupaten/kota, Pangkalpinang 3 orang, Bangka 3 orang, Bangka Tengah 3 orang, Bangka Barat 1 orang, Bangka Selatan 2 orang, Belitung 3 orang dan Belitung Timur 2 orang.

Sekretaris Percepatan, Penanganan, Satgas Covid-19, Bangka Belitung, Mikron Antariksa, mengatakan, penyebab meningkatnya kematian akibat Covid-19 disebabkan beberapa faktor.

"Warga yang meninggal akibat Covid-19 penyebabnya beragam, seperti ada komorbid, kemudian telat mengantarkan ke pusat pelayanan kesehatan akhirnya meninggal, di pelayanan kesehatan," jelas Mikron Antariksa kepada Bangkapos.com, Selasa (20/7/2021).

Mikron mengatakan kasus kematian pada pasien positif Covid-19, sebagian besar terjadi pada orang yang mempunyai penyakit bawaan atau komorbid.

"Tetapi ada juga yang sedang melakukan Isolasi mandiri hingga saat telah puluhan, penyintas Covid-19, jadi banyak faktor kematian ini," katanya.

Mikron mengatakan, virus Corona saat ini dikatakanya lebih kuat, dilihat dengan kasus di Babel, banyak pasien yang pernah terjangkit kembali terpapar dan meninggal dunia.

"Ini artinya virus ini makin kuat, penyintas kena kembali, walaupun sudah divaksin juga terkena. Tapi kita belum dapat memastikan apakah ini varian baru Covid-19, karena masih menunggu secara resmi hasil sampel dari labkes Kemenkes, terkait kasus yang ada di Babel," terangnya.

Mikron menyebutkan, untuk mengantisipasi bertambahnya kasus isoman meninggal dunia, Satgas Covid-19 Babel mengaktifkan layanan Public Safety Center (PSC) dengan nomor yang dapat dihubungi 119.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved