Jumat, 1 Mei 2026

Virus Corona di Bangka Belitung

Rekor Baru Kasus Meninggal Dunia Akibat Covid-19 di Babel Hari Ini Bertambah 17 Orang

Rekor baru kasus harian meninggal dunia akibat Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung kembali bertambah.

Tayang:
Penulis: Riki Pratama | Editor: khamelia
IST/Satgas Covid-19 Babel
Petugas pengubur jenazah menguburkan jenazah pasien terkonfirmasi Covid-19 dan hari ini tercatat rekor baru kasus harian meninggal dunia akibat Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung bertambah 17 orang pada, Selasa (20/7/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Rekor baru kasus harian meninggal dunia akibat Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung kembali bertambah.

Berdasarkan data yang dilansir dari Satgas Covid-19 Babel, kasus meninggal dunia sebanyak 17 orang pada Selasa (20/7/2021) hari ini.

17 orang meninggal tersebut tersebar di beberapa kabupaten/kota, Pangkalpinang 3 orang, Bangka 3 orang, Bangka Tengah 3 orang, Bangka Barat 1 orang, Bangka Selatan 2 orang, Belitung 3 orang dan Belitung Timur 2 orang.

Sekretaris Percepatan, Penanganan, Satgas Covid-19, Bangka Belitung, Mikron Antariksa, mengatakan, penyebab meningkatnya kematian akibat Covid-19 disebabkan beberapa faktor.

"Warga yang meninggal akibat Covid-19 penyebabnya beragam, seperti ada komorbid, kemudian telat mengantarkan ke pusat pelayanan kesehatan akhirnya meninggal, di pelayanan kesehatan," jelas Mikron Antariksa kepada Bangkapos.com, Selasa (20/7/2021).

Mikron mengatakan kasus kematian pada pasien positif Covid-19, sebagian besar terjadi pada orang yang mempunyai penyakit bawaan atau komorbid.

"Tetapi ada juga yang sedang melakukan Isolasi mandiri hingga saat telah puluhan, penyintas Covid-19, jadi banyak faktor kematian ini," katanya.

Mikron mengatakan, virus Corona saat ini dikatakanya lebih kuat, dilihat dengan kasus di Babel, banyak pasien yang pernah terjangkit kembali terpapar dan meninggal dunia.

"Ini artinya virus ini makin kuat, penyintas kena kembali, walaupun sudah divaksin juga terkena. Tapi kita belum dapat memastikan apakah ini varian baru Covid-19, karena masih menunggu secara resmi hasil sampel dari labkes Kemenkes, terkait kasus yang ada di Babel," terangnya.

Mikron menyebutkan, untuk mengantisipasi bertambahnya kasus isoman meninggal dunia, Satgas Covid-19 Babel mengaktifkan layanan Public Safety Center (PSC) dengan nomor yang dapat dihubungi 119.

"Kami sarankan untuk ada home care atau layanan rumah dilakukan PSC Provinsi Bangka Belitung, jadi mereka ini dapat mendatangi rumah pasien isoman, untuk  melihat gejala pasien, dari ringan, sedang, hingga berat dapat menghubungi 119," kata Mikron.

Dengan keberadaan home care melalui PSC dibutuhkan saat ini, terutama di tengah peningkatan kasus Covid-19 di Babel ditambah banyaknya warga memilih isoman ketimbang berobat ke rumah sakit.

"Jadi apabila ada masyarakat dengan gejala semakin parah bisa menghubungi PSC tadi, mereka akan turun memberikan pertolongan home care di rumah, karena kita ketahui saat ini di rumah sakit juga mengalami keterbatasan ruang yang sebagian telah penuh," jelasnya.

Sementara untuk tambahan kasus positif Covid-19 pada, Selasa (20/7/2021) bertambah 283 kasus, total 27.335 kasus, sembuh 307 kasus, total 22.941 kasus, dan meninggal dunia 17 kasus, total 484 kasus.

Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali diperpanjang hingga akhir Juli 2021 berdampak pada perjalanan transportasi udara di Bandara Depati Amir, Bangka Belitung.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved