Breaking News:

Dinkes Daftarkan Akun NAR Fasyankes Agar Bisa Ikut Implementasi QR Barcode Bandara Depati Amir

Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, membantu Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) swasta untuk memiliki akun New All Record (NAR).

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/dokumentasi
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Berdasarkan Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor 847 Tahun 2021 Tentang Digitalisasi Dokumen Kesehatan Bagi Pengguna Transportasi Udara Yang Terintegrasi Dengan Aplikasi PeduliLindungi.

Dengan demikian Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, membantu Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) swasta untuk memiliki akun New All Record (NAR) yang terintegrasi dengan data Kemenkes.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim menyebut, pihaknya akan melakukan pendaftran jika ada Fasyankes swasta yang mengajukan untuk ikut di daftrarkan.

"Jadi setiap laboratorium swasta apabila memiliki layanan pemeriksaan PCR covid dan antigen covid harus lapor ke Dinkes agar diintegrasikan dan di daftarkan untuk memiliki akun NAR sehingga hasil dari laboratorium tersebut bisa digunakan untuk perjalanan," ujar Hakim kepada Bangkapos.com, Sabtu (24/7/2021).

Dengan demikian, kata Hakim semua sertifikat vaksin, pemeriksaan RDT antigen, dan PCR covid akan terintegrasi di NAR atau bank data covid di pusat.

Sehingga meminimalisir pemakaian kertas dan penipuan di bandara.

"NAR ini yang punya adalah Lab yang sudah teregistrasi di pusat, nanti hasil akan diinput langsung di aplikasi. Jadi kalau antigennya positif di lab A, pindah ke lab B jadi negatif terus yang negatif digunakan, sudah tidak bisa lagi, karena semuanya terdata," jelas Hakim.

Sementara, Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) seperti Puskesmas Hakim menuturkan tetap yang mengeluarkan Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkeda) Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang sehingga sudah terdata langsung dari Kemenkes.

"Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Pangkalpinang juga sudah, nah yang belum itu klinik-klinik swasta yang ada lab pemeriksanya harus terdata langsung di Kemenkes," sebut Hakim.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved