Breaking News:

Hari Ini Kebijakan PPKM Level 4 Diberlakukan, Gubernur Babel: Jangan Arogan Tidak Mau Ikuti Aturan

Hari Ini Kebijakan PPKM Level 4 Diberlakukan, Gubernur Babel: Jangan Arogan Tidak Mau Ikuti Aturan

Diskominfo Babel
Gubernur Erzaldi saat mengikuti Rapat Koordinasi Penerapan PPKM Level IV di luar Jawa Bali secara virtual di Rumah Dinas Gubernur, Sabtu (24/7/21). 

"Kemudian tempat hiburan tutup, acara perkawinan juga kita larang, bukan dibatasi, ini sudah mulai dilakukan di Belitung, Belitung Timur," kata Erzaldi.

Rapat koordinasi Gubernur Babel, Erzaldi Rosman bersama Kepala Dinas Sosial dan PMD Babel, Kepala PT Pos Indonesia, Kepala Perum Bulog Bangka, dan PT Dos Ni Roha (DNR) sebagai transporter, di Rumah Dinas Gubernur Babel, Sabtu (24/07).
Rapat koordinasi Gubernur Babel, Erzaldi Rosman bersama Kepala Dinas Sosial dan PMD Babel, Kepala PT Pos Indonesia, Kepala Perum Bulog Bangka, dan PT Dos Ni Roha (DNR) sebagai transporter, di Rumah Dinas Gubernur Babel, Sabtu (24/07). (Diskominfo Babel)

Erzaldi pun mengharapkan, semua kebijakan diharapkan dapat diikuti oleh seluruh masyarakat, agar mematuhi semua ketentuan yang ditetapkan masyarakat.

Baca juga: PPKM Level IV di 3 Kabupaten di Bangka Belitung Dimulai 26 Juli, Syarat Terbang Bakal Diperketat

"Jangan terlalu arogan tidak mau mengikuti, karena kita membicarakan untuk keselamatan masyarakat bukan orang perorangan. Petugas akan melakukan secara humanis dan lebih profesional. Kemudian pimpinan daerah kabupaten/kota harus tegak lurus dengan provinsi untuk sama-sama bersinergi," ujarnya.

Mantan Bupati Bangka Tengah ini juga menambahkan, daerah yang ditetapkan masuk PPKM level 4 penilaian dapat dilihat dari jumlah kasus terkonfirmasi, kamar di rumah sakit, fasilitas kesehatan, obat-obatan, ketersedian oksigen dan lainya.

"Kita saat ini sulit promotif belum dilaksanakan masyarakat kita akan sangat bahaya, misalnya kita tidak bisa membendung nafsu masyarakat melakukan aktivitas ini harus disampaikan betul. Kalau sudah level IV,  tindaknya sangat tegas, karena mengutamakan kesehatan masyarakat kita," jelasnya.

Dia menambahkan, kemungkinan dengan meningkatnya kasus saat ini membuat sekolah tatap muka tidak dilaksanakan dan pembatasan kegiatan yang dilakukan masyarakat.

"Ini mungkin sekolah tidak kita buka hari Senin besok. Kemudian untuk perekonomian kita ingin aman, tetapi kita harus betul-betul melakukan prokes, apabila sudah level IV," tegasnya.

Sementara, Kapolda Babel dan Danrem 045 Gaya juga bersepakat untuk menerapkan penindakan di tengah-tengah masyarakat terhadap penerapan prokes dengan cara yang humanis.

"Prinsipnya kami menjalankan apa yang sudah disepakati. Kebijakan ini harus dilakukan konsisten. Kita akan mencari strategi yang bisa membuat masyarakat mau mentaati," kata Kapolda Babel, Irjen (Pol) Anang Syarif Hidayat.

Baca juga: Kronologi Ibunda Amanda Manopo Meninggal Dunia, Karena Covid-19 dan saturasi Oksigen Terus Menurun

Baca juga: Misteri Sosok Wanita cantik Cut Glanceng di Pidie, Kerap Goda Pria Belum Kawin dan Memakai Pewangi

"Peran TNI hingga Babinsa sejak awal covid sudah sangat aktif bersama Kades dan Babinkamtibmas hinga relawan dalam mensosialisasikan penerapan prokes. Berkaitan dengan PPKM level 4 ini menjadi ikhtiar kita bersama, dan masyrakat diharapkan mendukung," tambah Danrem Brigjen TNI Jangkung Widyanto.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved