Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Ditopang Harga Timah dan CPO, Pertumbuhan Ekonomi Babel Triwulan II 2021 Tertinggi No 2 se-Sumatera

Pada triwulan II 2021, laju pertumbuhan tahunan ekonomi Bangka Belitung tertinggi nomor 2 di Pulau Sumatera dengan persentase 6,85 persen.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: El Tjandring
Screenshot Live Streaming
Kepala Badan Pusat Statistik Bangka Belitung, Dwi Retno Wilujeng Wahyu Utami, saat merilis berita resmi statistik terkaiit pertumbuhan ekonomi Triwulan ll 2021, Kamis (5/8/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pada triwulan II 2021, laju pertumbuhan tahunan ekonomi Bangka Belitung tertinggi nomor 2 di Pulau Sumatera dengan persentase 6,85 persen.

Sementara itu, nomor 1 ditepati oleh Kepulauan Riau sebesar 6,90 persen.

"Kinerja ekonomi Kepulauan Bangka Belitung pada triwulan II tahun 2021 naik signfikan. Sedangkan laju pertumbuhan semester I-2021 Kepulauan Bangka Belitung terhadap semester I-2020 merupakan tertinggi se-Sumatera, yaitu 3,87 persen," ujar Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dwi Retno Wilujeng Wahyu Utami saat Live Streaming BPS, Kamis (5/8/2021).

Diakuinya, pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama lebih dari satu tahun memang memengaruhi perekonomian dalam skala lokal, nasional maupun global.

"Pada awal masa pandemi yakni pada triwulan II-2020 lalu, pemerintah banyak melakukan pembatasan aktivitas masyarakat guna mencegah penyebaran virus Covid-19.

Masyarakat yang mulai membatasi diri untuk bepergian, penutupan tempat hiburan dan rekreasi, serta pembatasan bahkan penghentian penerbangan dan pelayaran yang terjadi pada triwulan II-2020 lalu telah menyebabkan kontraksi," kata Dwi.

Namun, pada triwulan II-2021, aktivitas perekonomian mulai menggeliat.

"Harga komoditas internasional seperti logam timah, CPO (minyak kelapa sawit), lada dan karet semakin membaik. Akibatnya, kinerja ekspor luar negeri Kepulauan Bangka Belitung tumbuh tajam.”

“Bahkan tak tanggung pertumbuhan year on year nya mencapai 73,68 persen jika dibandingkan dengan triwulan II tahun 2020," jelas Dwi.

Negara tujuan ekspor Kepulauan Bangka Belitung membuka keran ekonomi setelah sebelumnya menerapkan kebijakan lockdown pada triwulan II-2020 akibat merebaknya wabah Covid-19.  

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved