Selasa, 12 Mei 2026

Veronica Koman Kembali Bikin Gaduh, Singgung Nama Greysia-Apriyani, Lalu Sindir DPR

Veronica Koman tampak menyindir Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Bukan tanpa sebab, sindiran dilontarkan Veronica setelah pasangan bulutangkis ganda...

Tayang:
twitter.com/papua_satu
Veronica Koman kembali sindir pemerintah. Kali ini DPR RI. (twitter.com/papua_satu) 

Penyelenggaraan PON XX di Papua diduga menjadi target mereka.

Ketidaknyamanan apa yang akan ditimbulkan?

Dikabarkan, Penggerak Organisasi Papua Merdeka (OPM) Benny Wenda bersama aktivis HAM Papua Veronica Koman diduga terlibat dalam aksi mewujudkan ketidaknyaman instabilitas di Papua.

Terdeteksi dengan memanfaatkan penyelenggaraan PON XX 2021 yang akan dihelat di Papua, Benny Wenda dan Veronica Koman mencoba untuk menimbulkan instabilitas.

Hal itu disampaikan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen Teddy Lhaksmana Widya Kusuma, Ia menyebut Veronica Koman dan Benny Wenda diduga terlibat dalam mewujudkan instabilitas di Papua.

Kabar terbaru Veronica Koman. Kini sindir DPR RI setelah Greysia Polii dan Apriyani Rahayu juara raih medali emas Olimpiade Tokyo.
Kabar terbaru Veronica Koman. Kini sindir DPR RI setelah Greysia Polii dan Apriyani Rahayu juara raih medali emas Olimpiade Tokyo. (Istimewa/Screenshot Zoom)

Demikian disampaikan Letjen Teddy dalam rapat Pansus DPR RI terkait Otonomi Khusus Papua di Gedung DPR RI, Jakarta, pada Kamis (27/5/2021).

Baca juga: Gadis Bule Asal Inggris Kepincut Orang Batak hingga Menikah, Awalnya Berkenalan dari Aplikasi Travel

Baca juga: Doa-doa Mustajab Agar Keinginan Cepat Dikabulkan Allah, Jangan Lupa Amalkan!

Baca juga: Petisi Blacklist Ayu Ting Ting Tembus 40 Ribu, Buntut Ucapan Ibu ATT Ancam Penjarakan Ortu Hater

Baca juga: Kim Jong Un Marah Perintahnya Ditentang, Lalu Eksekusi Mati Perwira Militer Mayor Jenderal Korut

Teddy menuturkan, Kelompok Separatis Papua (KSP) terdeteksi berniat memanfaatkan kegiatan Pekan Olaharga Nasional (PON) 2021 untuk menciptakan instabilitas di Papua.

Adapun kedua orang tersebut, yakni Veronica Koman dan Benny Wenda, kata Teddy, adalah pihak yang diduga terlibat.

"Terdeteksi KSP bermaksud memanfaatkan pelaksanaan PON XX 2021 untuk ciptakan instabilitas, untuk menarik perhatian dunia, antara lain Veronica Koman dan Benny Wenda di luar negeri," katanya dikutip dari Kompas.com.

Teedy menambahkan, BIN juga mendeteksi adanya kegiatan KSP front bersenjata dalam beberapa waktu belakangan ini yang tersebar di delapan kabupaten di Papua.

Itu antara lain Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Lani Jaya, Kabupaten Mimika atau Distrik Tembagapura, Kabupaten Nduga, Kabupaten Paniai, Kabupaten Puncak, Kabupaten Puncak Jaya, dan Kabupaten Pegunungan Bintang.

(*/ TribunManado.co.id)

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved