Terima Sumbangan Rp2 Miliar dari Masyarakat Tionghoa Palembang Bersatu, Kapolda Sumsel: Akidi Effect
Adanya sumbangan senilai Rp 2 miliar yang berdatangan saat ini secara gamblang ia sebut sebagai "Akidi Effect"
"Ini saya kira adalah Akidi Effect. Efek dari kejadian bapak almarhum Akidi. Bapak-ibu saudara saudari tetap membantu kita dengan hati ikhlas membantu masyarakat Sumsel," ujarnya.
Terkumpul 2 Hari Rp 2 Miliar
Kurmin Halim mengatakan donasi Rp 2 miliar ini terkumpul hanya dalam waktu dua hari saja atau Rp 1 miliar setiap hari.
“Sekarang ini donasi kita di atas Rp 3 miliar karena penggalan terus berjalan dan akan kita salurkan ke yang membutuhkan," ujar Kurmin.
Kurmin mengatakan donasi penanggungan pendemi sejak Mei tahun lalu sudah dilakukan oleh masyarakat Tionghoa baik melalui yayasan ataupun paguyuban.
Hanya saja ada yang sifatnya sendiri-sendiri dan tidak dipublikasikan sehingga tidak banyak yang tahu.
Donasi ini akan terus berlanjut dengan memberikan paket isolasi mandiri bagi masyarakat yang isoman di rumah dengan membawakan tabung oksigen dan paket sembako.
Kurmin mengatakan angka donasi Rp 2 miliar ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan donasi Rp 2 triliun lalu namun hanya momennya saja yang bersamaan.
“Iya angka dua lagi ramai sekarang tapi Rp 2 miliar ini hanya kebetulan saja tidak ada maksud lainnya," tambah Kurmin.
Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/masyarakat-tionghoa-palembang-bersatu-di-lapangan-apel-mapolda-sumsel.jpg)